Senja di ufuk barat
ajakku.
"Ayo.." Jawab Maria sambil bersiap.
Ketika kita sudah berada diluar, banyak orang yang mencibir kita, bahkan ada yang melempar dengan batu.
"Ya Tuhan, salahku Bu mengajak Ibu keluar.." ucapku menyesal.
"Tidak sayang, mereka juga tidak bersalah, mereka hanya korban dari berita-berita konyol itu." jawab Maria berlapang dada.
Kami meneruskan berjalan ke sebuah kafe yang tidak terlalu ramai. Disana sangat nyaman, dengan lagu Klasik dan tatanan Interior yang klasik pula.