Sembilan Tahun Lagi
“Aku tau, kegagalan aku dan Bhaga terjadi nggak cuma karena salahku. Ada andil Bhaga dan kamu. Kesalahanku banyak. Ke Bhaga aku jadi istri nggak bersyukur dikasih suami sebaik Bhaga. Ke kamu, aku salah karena kamu aku jadiin tempat curhat. Sumpah, curhat urusan rumah tangga ke lawan jenis ngerusak banget.”
“Oke. Kalau gitu, aku akan selalu ingatkan kamu untuk lebih banyak bersyukur. Sekarang suami kamu kan aku. Aku juga banyak cacatnya. Tapi nikmati aja. Bersyukur, biar nggak keulang lagi yang kayak kemarin. Lalu aku juga akan berusaha nggak kasih celah kamu untuk curhat ke luar. Aku pikir, selama kuping aku sabar dengar 20.000 kata perhari dari kamu, kamu nggak akan cari kuping lain untuk c
Hot Chapters