Pendekar Pedang Tengkorak
Bahkan untuk seorang pendekar sekaliber dirinya, kehilangan konsentrasi selama beberapa detik dalam pertarungan bisa menjadi kesalahan fatal.
Damar kembali berteriak. “Kalau kau menunggu lebih lama, kesempatan itu akan hilang!”
Catra terdiam sesaat, kemudian sebuah senyum tipis muncul di balik topengnya.
“Benar juga.”
WUSSH!
Tubuh Catra langsung melesat, tanah di bawah kakinya retak.
Ajian Seribu Langkah!
Dalam sekejap, jarak beberapa meter di antara mereka lenyap.