Serenade Cinta Dibawah Bintang
kata Luna, suaranya lembut.
“Kamu juga,” balas Adrian. “Kalau nggak ada kamu, mungkin aku udah kabur sebelum giliran.”
Mereka tertawa kecil. Suara tawa yang sudah lama tidak terdengar, tapi kini kembali hadir, meski masih ada sisa keraguan di antara mereka.
Hari mulai sore. Mereka duduk di sebuah bangku taman dekat gedung, membiarkan angin sore membawa pergi sebagian kegelisahan.