Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istriku Seorang Juragan

Istriku Seorang Juragan

"Gue gak bisa hidup dengan cara kayak gitu. Gue gak bisa cuma mikirin keuntungan tanpa memperhitungkan apa yang akan terjadi setelahnya." Ujang menatapku dengan tatapan sinis, seolah menganggapku lemah. "Bro, hidup itu keras. Semua orang punya cara masing-masing untuk bertahan. Kalau lo terlalu mikir moral, lo bakal kehilangan banyak kesempatan. Apa lo mau jadi orang bodoh yang cuma jadi penonton dalam hidupnya sendiri?"
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai kata kata intelektual dalam kehidupan
Baca
+Pustaka
Aira's

Aira's

Tak lama kemudian aku berjalan ke arah meja belajar. Membuka buku harian. "Kenapa tidak bisa menjadi orang pintar? Hahahah! Itu bukanlah keinginan manusia. Menjadi bodoh juga bukan profesi tapi takdir. Siapa yang ingin menjadi orang bodoh? Tidak ada! Semuanya ingin pintar tapi siapa yang bisa memilih takdir? Siapa yang bisa menentukan jalan hidup sendiri? Tidak ada, semua kehendak Tuhan yang Esa. Jalan ikhlas, tabah, tawakal hanya itu yang memberikan ketenangan bahwasanya hidup tak selamanya indah dan tak selamanya buruk. Belajar bukan berarti akademik, pembelajaran dan juga ilmu sangat banyak di non akademik. Percaya? Pasti karena aku mengalaminya. Lagian hanya dikucilkan bukan dipukuli. Re
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 537 kali sebagai kata kata intelektual dalam kehidupan
Baca
+Pustaka
Tak Apa Jadi Istri Kedua, yang Penting Soleha

Tak Apa Jadi Istri Kedua, yang Penting Soleha

Tujuannya adalah untuk menghindari terlalu banyak pertanyaan tak bermutu darinya. Mungkin dia tidak tahu kalau aku sudah bisa membaca pikirannya, bahkan sebelum dia memberitahuku. Kenapa ini bisa terjadi? Iya tentu aja karena otakku sama dia tuh beda jauh. Dari dulu orang-orang sering mengatakan jika aku seorang wanita yang pandai dan smart. Hmm... Sebenarnya aku nggak mau sombong, tapi ya bagaimana lagi, kenyataannya emang begitu.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai kata kata intelektual dalam kehidupan
Baca
+Pustaka
MENANTU JENDERAL NAGA EMAS

MENANTU JENDERAL NAGA EMAS

Pasalnya, dia terlalu sering baca buku filsafat dan seni tentang kehidupan meskipun lengannya tidak punya otot yang besar. Di zaman sekarang tidak sulit menemukan orang seperti Bryan. Habitat mereka biasanya di perpustakaan atau toko buku. Keberadaan spesies seperti mereka tidak akan pernah punah karena selama ada mereka, akan ada cahaya penerang di dalam ruang kelas bagi orang-orang malas sekaligus bodoh. Orang seperti Bryan selalu memasukkan baju di celana, tampil rapi, berkaca mata, rambut lepek, culun, jadul, norak, perhitungan, tapi mudah dipengaruhi. Mereka pintar dalam perkara akademik, tapi bodoh dalam pergaulan.
8.528.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 595 kali sebagai kata kata intelektual dalam kehidupan
Baca
+Pustaka
Mantra Cinta untuk Dosen Galak

Mantra Cinta untuk Dosen Galak

Dia menertawai kehidupan yang tidak pernah adil padanya. “Aku kehilangan Saka. Tidak lagi jenius seperti dulu, dan sekarang orang tua aja gak sudi punya anak bodoh sepertiku. Teman-temanku pergi satu per satu karena merasa aku semakin tidak berguna untuk mereka,” rancaunya. People come and go, seharusnya mudah untuk diterapkan. Ketika berguna, mereka akan datang, lalu pergi setelah tidak lagi membutuhkan kehadiran kita.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai kata kata intelektual dalam kehidupan
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Pengganti Untuk Suami Kakakku

Menjadi Istri Pengganti Untuk Suami Kakakku

"Ya tidak etis aja. Masa adik iparku sendiri dinikahi oleh adikku? Apa kata dunia?" Mendengar penuturan kakaknya yang begitu konyol, Haikal malah tertawa. "Hahaha ! Terlalu memikirkan apa kata dunia, itu hanya akan membuat hidup kita malah tertekan. Kalau punya hidup itu, sesuai takaran dan jalani apa yang kita mau dapatkan dan apa yang menjadi tujuan kita. Jangan terlalu memikirkan omongan orang Kak! Karena kita tidak bisa memfilter semua ucapan manusia yang sesuai dengan hidup kita," terang Haikal sambil meminum tehnya.
1026.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 531 kali sebagai kata kata intelektual dalam kehidupan
Baca
+Pustaka
Si Buta Dari Sungai Ular

Si Buta Dari Sungai Ular

kata Ratu Adil seraya menahan gejolak amarah. "Bocah bau kencur macam kau, tahu apa dengan segala macam filsafat! Pakai mengguruiku lagi!" "Umur seseorang bukanlah jaminan untuk mengenal arti kehidupan yang sebenarnya. Melainkan, hati yang bersih sajalah yang mampu memahami apa sebenarnya arti hidup ini. Untuk itu sebagai manusia, kenapa kau selalu membuat kerugian terhadap orang lain? Bukankah itu menyimpang dari hakekat kebenaran?"
1053.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kata kata intelektual dalam kehidupan
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
INovel terbaru saya PENDEKAR KERA SAKTI Baraka adalah SANG PEWARIS PARA DEWA yang telah diramalkan kelahirannya sejak Seribu Tahun Yang Lalu. Baraka memiliki takdir yang akan menjadi ujian bagi dirinya untuk naik kelangit dan menjadi seorang dewa. Baca kisahnya dalam : PENDEKAR KERA SAKTI
Zhu Phi
Ijin promosi thor ... Pendekar Kitab Iblis Dunia Persilatan gempar oleh terbunuhnya Pendekar golongan putih dan hitam secara misterius. Pelakunya dikenal sebagai Hantu Dunia Persilatan yang selalu membuka Kitab Iblis yang bercahaya. Siapakah dia? Ikuti kisahnya ya. Update tiap hari. Terima kasih.
Baca Semua Ulasan
Beda Usia, Beda Usaha

Beda Usia, Beda Usaha

Kata Diandra. "Iya bener juga sih, Di... Kalo manusia nggak pernah mau introspeksi diri, biasanya jadi kecanduan buat bikin drama-drama yang nggak jelas…" Kataku menambahi. "Tapi yang nyebelin tuh, kalo orang-orang kayak gitu udah sampe gangguin dan ngerugiin hidup orang lain."
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai kata kata intelektual dalam kehidupan
Baca
+Pustaka
Gadis Bau Jelantah itu Kini Bosmu

Gadis Bau Jelantah itu Kini Bosmu

"Lo pikir lo pintar? Lo pikir dengan otak lo itu lo bisa selamat di sekolah ini? Denger ya, Jelantah! Di dunia nyata, kepintaran lo nggak ada harganya kalau lo nggak punya uang dan kekuasaan! Lo cuma parasit yang numpang hidup di belas kasihan donatur!" "Dan kamu menukar nuranimu demi selembar kertas yang bahkan tidak menjamin otak dangkalmu mampu bertahan di SMA unggulan?" Rani membalas telak, sebuah serangan balik yang langsung memukul ulu hati Dika. "Sungguh transaksi yang sangat menyedihkan." "Udah, Kak! Nggak usah diladenin omongan orang gila ini!" potong Vanya yang mulai jengah. "Orang kayak dia emang butuh dikasih pelajaran biar sadar kasta!"
490 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai kata kata intelektual dalam kehidupan
Baca
+Pustaka
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

“Maksudmu?” Franz menatap lurus, ekspresinya serius tapi tidak menghakimi. “Kamu unik, Sita. Kamu punya kecerdasan yang tidak dangkal, intelektualitas yang tidak hanya buku, tapi juga rasa. Itu jarang. Banyak orang cerdas, tapi kaku. Banyak yang peka, tapi rapuh. Kamu… seimbang. Dan itu membuatmu bukan sekadar pasangan, tapi jangkar.” Sita terdiam sejenak, matanya berkedip cepat. Ada sesuatu di dalam dirinya yang tersentuh mendalam, meski ia berusaha menyembunyikannya dengan senyum kecil.
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 342 kali sebagai kata kata intelektual dalam kehidupan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status