Kekasih Suamiku
"Ya, itu, kan, dulu. Lain dulu, lain sekarang. Sekarang ini aku sudah menjadi suamimu. Kamu juga tinggal di rumahku. Jadi, sudah sepatutnya jika istri itu harus nurut apa kata suami. Aku bertanggung jawab sepenuhnya atas hidupmu.
Jadi, kamu harus nurut apa kataku. Tinggal nurut aja apa susahnya, sih! Toh, meskipun di rumah aja, kamu juga nggak akan kekurangan satu apapun."
Belum sempat Selena membalas argumen, Adnandito sudah lebih dulu beranjak pergi. Sepertinya ia memiliki kebiasaan baru seperti itu. Atau, memang karakter aslinya memang begitu? Jadi, yang ditunjukkan pada Selena selama ini hanyalah kepalsuan belaka untuk menjeratnya?
Hot Chapters