Jagoan Kampung Merantau Ke Kota
Ayusqiepesan buat adik tersayangcerpen awak jangan sentuh sayalirik jodoh wasiat bapaktunggu aku di batavia
“Tat-tit-tut, tawonnya menyengat, layangan dapat tapi kepala kita rasanya dah macam tomat. Ada? Di sini ada yang dulu seperti itu? Tidak ada ya? Oh, berarti cuma saya.”
“Apakah di sini ada, yang dulu waktu sekolah suka nyelipin cermin kecil di sepatu, terus diam-diam menempatkan kakinya di bawah rok murid perempuan?”
“Ada..?? Jarot, Hendrik, Toni, hayo ngaku kamu! Oh, tidak ada ya? Oke, oke, berarti yang suka begitu cuma saya.”
“Hahaha..!”
“Dari semua pertanyaan yang saya lontarkan tentang masa kecil tadi, ada satu kesimpulan yang bisa kita ambil. Apa itu?”
Hot Chapters