PEMBANTU YANG DIPAKSA MENIKAHIKU ITU TERNYATA....
“Ibu lihat, walau aku diusir Ayah dari rumah, aku masih bisa melihat semua ini. Aku bersyukur, Ibu, bisa bertemu dengan Uka yang tiba-tiba menjadi suamiku. Walau aku masih bingung, tapi aku senang karena sampai detik ini, dia begitu baik padaku. Doakan aku dari tempatmu, Ibu. Agar anak gadismu ini selalu dilindungi dari mara bahaya, selalu bertemu dengan orang-orang baik hati. Ibu, kalau benar Uka jodohku, restui aku, Ibu.”
Jemari mengusap lembut air mata yang menetes di pipi. Rindu mengatur napasnya agar kepedihan itu bisa disingkirkan walau mustahil.
***
Rindu menikmati kesendiriannya. Kadang bermain air, menyentuh bunga-bunga yang cantik dan mengejar kupu-kupu yang mendatangi bunga yang t