Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BANGKITNYA SANG MENANTU HINA

BANGKITNYA SANG MENANTU HINA

Sekurang-kurangnya dia sudah intropeksi diri. "Kenapa harus dendam? Saya gak ada sedikitpun menaruh dendam kepada siapapun yang telah menzolimi saya, Bu. Karena Allah SWT sangat membenci orang yang pendendam. Lagi pula sifat pendendam sangat membahayakan dan merugikan orang lain," ujarku sambil membersihkan baju bekas lumpur sawah yang akan membuat badan akan bau. Bau ciri khas seorang petani tulen. "Terima kasih, jika begitu, Nak. Terima kasih karena kamu tidak dendam terhadap Ibu dan keluarga," ujarnya dari ujung sana.
9.523.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 956 kali sebagai kata-kata saya tidak dendam tapi saya ingat
Baca
+Pustaka
SUAMIKU TERNYATA BUKAN BERANDAL BIASA

SUAMIKU TERNYATA BUKAN BERANDAL BIASA

Matanya berkedip pelan seolah tengah membayangkan sesuatu. "Dia menjadi sosok yang begitu berbeda dari yang aku kenal. Seseorang yang kuanggap sebagai adikku sendiri, ternyata menyimpan sisi gelap yang tak pernah kuketahui. Ia bahkan tega melukaiku karena dendam." "Dendam?" "Ya, aku yakin itu karena dendam aku sudah memecatnya dari pekerjaan." Damay mengangguk. "Aku bisa mengerti rasa sakitmu, Mas. Pasti sangat sulit menghadapi kenyataan seperti ini."
1072.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai kata-kata saya tidak dendam tapi saya ingat
Baca
+Pustaka
Hanya Rumahku Yang Selalu Dilewati

Hanya Rumahku Yang Selalu Dilewati

balasku. Mas Bambang menunduk, lalu menatapku lekat. "Dewi, jangan memiliki sifat dendam," katanya. "Aku tidak memelihara dendam dalam dadaku, Mas. Tapi mereka sendiri yang menghadirkannya, dan menumbuhkannya dalam dada ini." "Tapi jangan bertengkar dengan mereka," kata Mas Bambang.
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai kata-kata saya tidak dendam tapi saya ingat
Baca
+Pustaka
Janda Tangguh Dikejar Mantan Suami

Janda Tangguh Dikejar Mantan Suami

"A-apa?" "Memaafkan itu mudah … tapi melupakan tidaklah mudah. Semalaman saya memikirkan hal itu. Berjam-jam saya tertekan dengan pikiran saya sendiri. Berbagai cara sempat saya pikirkan untuk membalas, tapi yang saya rasakan hanya lelah. Puas dan lega hanya terasa saat kita rela. Karena itulah saya memilih berdamai dengan Ibu. Saya meredam gosip yang belakangan ini bertebaran tanpa dendam. Jadi Ibu tenang saja, saya sama sekali tidak dendam sama Ibu," ungkapku tulus dari lubuk hati.
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai kata-kata saya tidak dendam tapi saya ingat
Baca
+Pustaka
KUUBAH IDENTITAS DEMI DENDAM PADA SUAMIKU

KUUBAH IDENTITAS DEMI DENDAM PADA SUAMIKU

Hatinya terasa sakit, bercampur dengan kegundahan akan bagaimana reaksi Aljabar kalau dia jujur akan kebohongan yang dia lakukan selama ini? Maafkan aku Al, telah membohongimu selama ini! Dendam telah membuat aku gelap mata. Namun hati ini tak bisa berbohong, kamu laki-laki yang tak akan tergantikan di dalam hatiku, aku masih mencintaimu... Sangat mencintaimu... Gumam Atama lagi dengan pikiran yang terus menerawang, mengais kembali sisa-sisa ingatan tentang dirinya dan Aljabar yang telah terlewati.
9.623.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 680 kali sebagai kata-kata saya tidak dendam tapi saya ingat
Baca
+Pustaka
NIKAH DENGAN DUDA TIGA KALI MALAM PERTAMA BIKIN KAGET

NIKAH DENGAN DUDA TIGA KALI MALAM PERTAMA BIKIN KAGET

"Jadi gara-gara Yana pernah tinju Pak Rama, yang aku ceritain waktu itu lho, Ma, Andika jadi musuhin Yana." Pak Rama menatap Andika penuh rasa ingin tahu. Andika mengangguk padanya. "Salah siapa dia berani-beraninya menyakiti Kakak, maka dia jadi musuhku." "Allah tidak mengajarkan hambanya untuk dendam," kata dosenku yang membuat Andika langsung garuk-garuk rambut. "Dan Kakak juga tidak pernah mengajarkan padamu jadi orang dendaman."
9.952.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai kata-kata saya tidak dendam tapi saya ingat
Baca
+Pustaka
Tuan CEO, Aku ingin Bercerai

Tuan CEO, Aku ingin Bercerai

Dia mengaduk kopinya dengan perlahan, lalu berkata dengan suara pelan, "Maaf, aku sudah lupa kejadian masa lalu! Dalam ingatanku nggak ada kamu .... Sepertinya kita nggak punya masalah asmara, 'kan?" Yoyok mendongak dengan perlahan. Di bawah sinar lampu yang redup, sudut matanya mulai basah. Setelah cukup lama, dia baru bergumam, "Ya, nggak ada. Kita hanya pernah terlibat masalah di pengadilan .... Aku senang sekali melihatmu sekarang baik-baik saja." Annika tiba-tiba berceletuk, "Tapi kita punya dendam."
9.41.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43.0K kali sebagai kata-kata saya tidak dendam tapi saya ingat
Tampilkan Ulasan (195)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
ayyu azha
kok bisa sih annika kembali rujuk sama monster gk tau diri ini...rasanya gk sebanding sama penderitaannya dibanding sama penderitaan zakki lebih menderita lagi annika disini jadi rasanya gk ikhlas bgt dia gk bisa hidup bahagia dengan orang lain...
Baca Semua Ulasan
Janji Setia

Janji Setia

“Oooh, begitu. Kejadian apa, ya, kira-kira, sampai ingatanku menghapusnya. Mungkinkah ada dendam di hatiku yang belum selesai?” Bersambung
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai kata-kata saya tidak dendam tapi saya ingat
Baca
+Pustaka
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

Ia menatap Mela muda yang polos dan naif di foto itu. "Awalnya aku tidak percaya kamu akan membalas dendam, Mel. Akan tetapi, kamu benar-benar membalas dendam. Kamu berubah," ucap Damar pelan dengan nada kekaguman. Ia menekan ibu jarinya pada gambar wajah Mela di foto itu. Kemudian, ia mengelus wajah Mela muda itu. Ia merasakan sensasi yang aneh antara rasa bangga dan penyesalan. Kemudian, ia mengelus wajah Mela muda itu dengan hati-hati.
875 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai kata-kata saya tidak dendam tapi saya ingat
Baca
+Pustaka
Tajamnya Lidah Istri

Tajamnya Lidah Istri

Tidak boleh menyimpan dendam dan kesumat. “Kak, Maya tau kakak terluka dan tersiksa. Maafkan mereka kak, tak baik menyimpan dendam dan amarah dalam dada. Penyakit hati harus dibuang jauh-jauh. Kalau sudah menggerogoti lebih jauh akan susah untuk dihilangkan. Kalau kakak dendam, lalu apa bedanya kakak dengan dia. Sama-sama jahat.” “Kamu benar, May. Dendam itu kesumat. Andai kamu ada di posisi kakak, mungkin kamu juga melakukan hal yang sama.”
1013.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 460 kali sebagai kata-kata saya tidak dendam tapi saya ingat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status