Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
LUKA TERPENDAM

LUKA TERPENDAM

tegas Lily "Oke baiklah, terimakasih Lily ku" kata Mira dan tersenyum sambil merentangkan tangan untuk memeluk temannya " oh ayolah Lily kau akan membuat ku seperti orang bodoh?" rajuk Mira saat melihat lily hanya menggelengkan kepalanya " Kau memang bodoh Ra" ketus Lily seraya memeluk temannya itu
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai kata kata tere liye
Baca
+Pustaka
A Fake Protagonist

A Fake Protagonist

Beruntungnya juga tidak ada Willy, karena ia sempat melihat hanya ada komite-komite senior, yang mana tidak aka nada yang mengenal postur tubuh mereka. Sementara di tempat lain, Kate yang tengah berada di ruang latihan karate, tengah memukul samsak dengan sekuat tenaga. Keringat mengucur di dahi dan pelipisnya. Gadis itu seorang diri di tempat yang luas dan sunyi itu. Amarah dan kecemburuannya ditumpahkan Kate pada setiap pukulan dan tendangannya. Sampai-sampai ia tak mendengar dering dari ponsel-ponsel yang ditinggalkan oleh gadis itu di atas kursi panjang di belakangnya.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 272 kali sebagai kata kata tere liye
Baca
+Pustaka
Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Kata Herman tersenyum. Dan Kartika kini berhadapan dengan Barz. Barz pun berlari ke arah Kartika mengarahkan helmnya bak banteng yang akan menyeruduk sang Torero. Kartika pun melompat untuk menghindarinya. Barz pun meluncur dengan kedua kakinya untuk berhenti. “Bukannya kau itu kerbau ya?” Tanya Kartika kesal. “Kerbau memiliki tanduk yang lebih besar dari banteng. Cara bertarungku tidak ditentukan dari gelarku, dasar bodoh!” Seru Barz menyeruduk Kartika dengan cepat sekali.
916.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 319 kali sebagai kata kata tere liye
Baca
+Pustaka
Amsterdam Fever or Favor?

Amsterdam Fever or Favor?

“Lo sinis banget, sih, Koi? Kenapa elo masih pake piyama sampai sekarang? Kayak anak kindergarten banget! Coba lo belajar pake lingerie! Bukannya lesbo nggak musti tomboy aja?” “Audrey… Keira nggak lesbo, deh!” kata Tante Ria kesal. “Dich, amit-amit, deh... Biar tomboy, gue sexy kayak Ariana Grande! Tapi, keseksian gue gak bisa dirasakan oleh sembarang orang kecuali yang punya kecintaan akan seni yang tinggi!”
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai kata kata tere liye
Baca
+Pustaka
Membalas Perselingkuhan Suami

Membalas Perselingkuhan Suami

kata Tere menanggapi ucapanku. "Mas mau ke atas, Dek." Mas Adam langsung beranjak pergi menuju kamar kami. "Lanjut tidur ya, Tere. Maaf sekali lagi," ucapku lagi kepada Tere. Dia tersenyum sopan. "Iya kak nggak apa-apa, Kak."
1020.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 666 kali sebagai kata kata tere liye
Baca
+Pustaka
SETELAH KAU PERGI

SETELAH KAU PERGI

Cellia tersenyum kecil. "Mama video Call Papa, biar dia nyuruh pulang. Mama kan udah cantik." "Sst, apaan sih Cellia? " Hellena mencelos. Asa itu ternyata belum sepenuhnya pudar. "Cellia kangen Papa, Ma. Cellia pengen ketemu Papa. Hiks hiks." Cellia mulai tersedu kecil. "Kan ada Om Abizar Cellia, dia juga baik. Suka beliin eskrim dan muterin film kartun."
1040.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai kata kata tere liye
Baca
+Pustaka
Perumahan Bejo 23 The Series

Perumahan Bejo 23 The Series

kata Mahendra "baiklah" kata Diany. #PerumahanBejo23TheSeroes #NezhaHauw
1015.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 430 kali sebagai kata kata tere liye
Baca
+Pustaka
TERGODA CINTA DUDA DINGIN

TERGODA CINTA DUDA DINGIN

"Ssstt, ada penampakan." Keylan langsung merapat. "Serem gak Mi?" "Gantenglah." Mereka bisik-bisik berdua di dalam selimut. "Penampakan yang bikin hatiku ambyar." Keylan mengerutkan kening, tidak mengerti dengan ucapan Naura. "Penampakan itu namanya uka-uka Mi. Kalau uka-uka itu ya kata Papi selam, gak ada yang ganteng."
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai kata kata tere liye
Baca
+Pustaka
Terikat Tatapan Pak Dosen

Terikat Tatapan Pak Dosen

Ia justru melipat tangan di depan dada, menumpu berat badannya pada satu kaki sambil menatap Maorielle dengan binar ketertarikan yang tidak ditutup-tutupi. "Analisis yang menarik. Namun, dalam Bahasa Indonesia, kita punya kekuatan yang disebut 'verba' atau kata kerja. Kata kerja menunjukkan aksi, perjuangan, dan eksistensi. Kata sifat hanya menunjukkan permukaan." jelas Khai dengan nada bicara yang berubah formal, seolah baru saja menekan tombol 'mode dosen' dalam dirinya.
896 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai kata kata tere liye
Baca
+Pustaka
Perfect Game

Perfect Game

tanya Dabot yang memegang tangan kanannya itu “Aku ingin memberitahukan sesuatu padamu. Salah satu skill tingkat 3 ku bernama Katana's Dance akan ku gunakan demo kebanggaan ku sebagai Samurai dan ini adalah jurus yang dimiliki guru ku yang sudah tiada. Sesuai dengan namanya, aku akan melakukan gerakan acak seperti seorang wanita yang sedang menari. Tapi aku tidak akan berhenti sampai total 50 tebasan yang ku lakukan dan aku akan kehabisan stamina” jelas Satrio
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai kata kata tere liye
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status