Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Takdir Yang Membawamu

Takdir Yang Membawamu

Kembali dia dapat membaca apa yang aku pikirkan. "Emm," aku bingung harus berkata apa. "Saya tidak takut pada air, Ra. Saya hanya trauma dengan kata tenggelam!" "DENGGGG!!" "Trauma?" tanyaku mengulang ucapannya. Di depan sana adalah jalan lebar yang cukup teduh karena banyak pohon ketapang yang di tanam di sepanjang jalan untuk penghijauan. Arjuna mulai berjalan pelan dan menepikan mobilnya di bawah pohon ketapang yang cukup rindang.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 225 Times as kata bijak tere liye
Read
+Library
Ranjang Suamiku Yang Membeku

Ranjang Suamiku Yang Membeku

"Kenapa, Mas? Apa Bia kurang cantik? Apa Bia kurang baik? Apa Bia tidak cukup setara dengan, Mas Byakta?" "Sssttt!" desis Byakta melerai pelukannya dan meletakkan jari telunjuknya di ujung bibir Bia, "Kamu sempurna! Aku yang banyak kurangnya, Sayang!" "Menurutku, tidak!" Byakta hanya memandang gerak bibir lembut yang ada di jari telunjuknya! Sesaat! Keduanya hanyut menyelami mata masing-masing!
106.5K viewsCompletedAdded to Library 136 Times as kata bijak tere liye
Read
+Library
Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian

Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian

Dani terpaku, namaku terhenti di bibirnya, tapi tak kunjung terucap. Yang bereaksi paling cepat adalah Ayah, ekspresinya yang terkejut segera berubah menjadi marah. “Karin! Kamu sudah gila? Apa sebenarnya yang kamu mau? Demi menarik perhatian kami, sampai melakukan bunuh diri yang konyol seperti ini!” Ibu pun menyahut dengan suara nyaring, “Cepat bangun! Kamu tahu nggak betapa memalukannya kamu sekarang? Demi berebut perhatian dengan Lina, kamu bahkan pura-pura mati?”
15.6K viewsCompletedAdded to Library 328 Times as kata bijak tere liye
Read
+Library
Hati Yang Terpilih

Hati Yang Terpilih

lirihnya. “Sudah. Kita lihat saja dan tunggu. Apakah kita memang ditakdirkan untuk bersama.” Nazwa kembali memejamkan matanya dan berkata, “Ini adalah pelajaran yang sangat berharga untuk aku, Kaf. Untuk tidak terbawa emosi dan bisa lebih pandai dalam menilai suatu kejadian,” hembusnya lirih. “Ya. Aku setuju itu,” sahut Kafka.
6.4K viewsOngoingAdded to Library 159 Times as kata bijak tere liye
Read
+Library
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

Kata Ki Wisesa sambil tersenyum. “Urang meureun geus ditakdirkeun jang leumpang ka tempat ieu, ngarubah tempat ieu lalaunan, meh urang bisa ngabantuan maraneh ka jalan anu bener. (Aku mungkin sudah ditakdirkan untuk berjalan ke tempat ini, merubah tempat ini secara perlahan-lahan, agar aku bisa membantu kalian ke jalan yang benar. )”
10126.4K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as kata bijak tere liye
Show Reviews (35)
Read
+Library
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
mizall works
weleh itu udah 70an aja gem vote nya, kirain bakal bisa nyalip ke nomor 1 dengan cepat wkwkwk. sukses terus kang berkarya. salam dari kami di batam main" atuh kesini mungkin bisa dapat referensi novel baru haha
Read All Reviews
Mertua Cerdas VS Menantu Licik

Mertua Cerdas VS Menantu Licik

Aku melihat dengan jelas, liur basi bahkan masih menempel di dekat bibirnya. "Gak semua orang kota malas bangun dan belum tentu juga orang kampung itu rajin, Bu. Semua tergantung orangnya. Tuh, dengerin! Menantu saya sudah tilawah Qur'an jam segini. Sedangkan beberapa orang sudah menyuruh malaikat mencatat amal buruk pagi ini," sindirku. Aku juga kaget bercampur senang mendengar Santi akhirnya mengaji. Bu Liana tersenyum kecut dan pergi tanpa mengucapkan apa-apa. Tinggal Bu Darmi yang gelisah melihatku mendekatinya.
6.9K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as kata bijak tere liye
Read
+Library
Jebakan Kemenangan

Jebakan Kemenangan

Di depanku, wanita itu menggoyangkan pinggang rampingnya, merangkul lenganku dengan manja dan dengan suara lembut berbisik di telingaku, "Om." Suara itu begitu menggoda, membuat tubuhku terasa lemas. Jika aku tidak tahu tujuan sebenarnya, mungkin saja akan mudah terbawa permainan nakalnya. Dengan menahan rasa mual di hati, aku menepuk lengannya dan memberi isyarat supaya dia melepaskannya dulu. "Kamu mandi dulu, kerjaanku hampir selesai." Saat melihat laptopku di dalam ruangan, dengan layar penuh kode yang padat, mata Jesli langsung berbinar.
2.9K viewsCompletedAdded to Library 61 Times as kata bijak tere liye
Read
+Library
Hello, Nanny!

Hello, Nanny!

Keduanya kompak mendesah kecewa karena masih harus belajar lagi. “Yang teliti, nggak usah buru-buru.” “Tapi Kak, kita mau main.” Kaia mulai protes. Wajahnya tertekuk. “Selesaikan itu dulu. Biar kalian bisa tenang mainnya.” Dengan terpaksa, mereka mengerjakan lagi. Namun di tengah menyelesaikan PR tersebut, Lior bersuara. “Menurut Kak Rere gantengan siapa? Bang Kael atau Bang Jay?”
1085.9K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as kata bijak tere liye
Show Reviews (34)
Read
+Library
Eliyen Author
Bab-bab awalnya nendang banget! Komedinya lucu. Ceritanya warming buat heart-heart yang sedang galau sama hidup. Ini novel recommended banget dibaca sebelum kerja, istirahat kerja, pulang kerja, sebelum tidur. Interaksi Reyga-Kael-Kalla bikin senyum-senyum terus. ,,,^^
Yoshi Dwi Ramadani
hai kak beb, br baca cerita ini gegara liat chap terakhir ceritamu di hello, husband. semoga aku bisa nyelesain ini, penasaran Ama cerita Kalla n om Reyga hehe... awal chapter aja udah menarik hati,, semangat berkarya terus kak beb...<3
Read All Reviews
Jagat Lelembut

Jagat Lelembut

Setelah mereka berempat mendengar cerita dari pak Tamsik, Brian berfikir bahwa kemungkinan mahluk yang ia lihat tadi itu sama dengan mahluk yang mengejar Aji, dengan ciri yang tadi disebutkan oleh pak Tamsik, Brian semakin yakin bahwa yang dilihatnya tadi adalah kuyang. Aji langsung dibawa ke rumah untuk beristirahat, pak Tamsik menyampaikan sebuah hal pada Jaka "sudah saya peringati untuk tidak melakukan kegiatan sampai matahari terbenam, tapi temanmu itu mengabaikannya, saya minta untuk hari berikutnya tolong dengarkan kata saya atau hal buruk akan kembali terjadi"
1.1K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as kata bijak tere liye
Read
+Library
Sukses setelah ditalak Tiga

Sukses setelah ditalak Tiga

Baca lagee 🍃 ______ Keira terus menimbang-nimbang rencana yang ia susun. Jika bunda melakukan manuver menyerangnya dengan bersikap galak, judes, jutek, lain dengan sang menantu nekat yang pake jurus pelan tapi mak jleb.
1028.1K viewsCompletedAdded to Library 842 Times as kata bijak tere liye
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status