Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KSATRIA TIGA JAMAN

KSATRIA TIGA JAMAN

Namun sesaat kemudian wajahnya sudah berubah menampakan wajah kagum dan berkata "Hebat sekali Kangmas Kertanegara, sendirian bisa mengalahkan dua harimau sekaligus. Bagaimana anda melakukannya Kangmas?" Tanya Jayakatwang dengan ekspresi yang sengaja dibuat sewajar mungkin. "Oh, bukan aku yang melakukannya, tapi dia," kata Jayakatwang sambil menunjuk Wirota. "Ha ha ha sungguh beruntung Kangmas Kertanegara, anda memiliki seorang prajurit yang hebat. Siapa namamu Ngger? Tanya Jayakatwang pada Wirota,
1023.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 526 kali sebagai kata kats bijak
Baca
+Pustaka
Surga Reinkarnasi

Surga Reinkarnasi

Matatabi benar-benar tak tertahankan bagi spesies kucing. Catnip bahkan dijuluki “narkoba kucing” karena efeknya yang sangat menarik bagi sebagian besar felin. Melihat harimau raksasa itu meneteskan liur, Su Xiao tahu rencananya berhasil. Harimau raksasa itu berjalan mengitari perangkap dengan hati-hati. Ia memang mencium aroma asing, tetapi tidak mendeteksi bahaya. Akhirnya, godaan Matatabi terlalu kuat. Harimau itu perlahan mendekati pusat perangkap.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai kata kats bijak
Baca
+Pustaka
Bidak Catur Sang Adik

Bidak Catur Sang Adik

Tubuhku mengkhianati akal sehatku, bahkan mulai bergerak menyambut permainannya di luar kendali. Aku menggertakkan gigi, menahan sekuat tenaga agar desahan di tenggorokanku tak lolos, sementara air mata terus mengalir dari sudut mataku. “Kakak ipar, kamu basah sekali, aku boleh mencicipinya?” Jeff dengan kurang ajar membalikkan tubuhku. Meski dia berlutut di depanku, auranya benar-benar seperti seorang penguasa yang memegang kendali.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai kata kats bijak
Baca
+Pustaka
Karma : Kubuat Kau Menyesal

Karma : Kubuat Kau Menyesal

"Ngapain buru-buru sih, Bos. Hari ini agenda kita santai, Bos." Seketika Bara melayangkan mata melotot dan raut menahan marah pada Bobi yang masih bisa tersenyum. Alhasil, Bara pun berteriak membentak, "Cepet! Nggak usah cengengesan kayak gitu!"
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai kata kats bijak
Baca
+Pustaka
Pemikat Hati Sang Kapten

Pemikat Hati Sang Kapten

Ketupat, lepet ketan, lauk urap adalah jajanan yang harus ada ketika mengadakan acara seperti sekarang. Rahayu mendekati Sri dengan seutas senyum di wajahnya, "Maaf Bu, baru bisa nemuin." "Oh nggak apa Bu, Kami juga ke sini tanpa pemberitahuan lebih dulu," sahut Sri menyambut pelukan Rahayu. Wanita dengan keramahan yang luar biasa membuat Sri selalu bersyukur karena putranya mendapatkan mertua seperti Rahayu. "Apa kalau ada acara memang selalu mengundang anak-anak Bu?"
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai kata kats bijak
Baca
+Pustaka
Keperkasaan Sang Mertua

Keperkasaan Sang Mertua

Tidak berlebihan kalau aku katakan, kalau di rumahku ada anjing pudel, mungkin aku akan langsung merunduk di lantai dan membiarkannya melayaniku. Suatu hari, aku baru saja pulang kerja dan hendak naik kereta bawah tanah. Kantorku terletak di dekat pusat kota, jadi jumlah penumpangnya sangat banyak. Hampir setiap hari aku harus berdesak-desakan dengan orang-orang di kereta bawah tanah.
217.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.6K kali sebagai kata kats bijak
Baca
+Pustaka
Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Ledakan keras terdengar membuat wilayah timur begetar, singa raksasa muncul di hadapan sambil mengayunkan cakar. "Cakar Langit Nirvana!" "Cepat sekali!" "DUARRRRRRRRRRRRRRRRRRR!" Lima sosok terlempar mundur, mereka menelan ludah melihat kecepatan yang dimiliki hewan kuno, kelinci memiliki kelincahan paling tinggi, sedangkan Phoenix memiliki kecepatan tingkat tertinggi, dengan gilanya kucing besar mengamuk layaknya monster kehilangan kesadaran, pemimpin sekte jiwa suci menembakan kembang api.
9.5455.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.0K kali sebagai kata kats bijak
Tampilkan Ulasan (59)
Baca
+Pustaka
Nelly Rosida
Saya sudah baca 52 bab dalam 1 hari, semoga saya tidak lagi menjadi korban penulis2 sebelum nya yg tidak bertanggung jawab. Semoga penulis ini,istiqamah,komit dgn update harian dan bisa menghargai hasil karya nya sendiri melebihi para pembaca dgn cara menamatkan tulisahn ini dgn cara yg elegan.
Kentang Imajinasi
venessa, Luna , Maya, yu yin, lili mati dipenggal sama karakter gak penting, buat venessa yang harusnya jadi icon utama di nerf habis2an dan matinya dibuat gak pantas Sama sekali. buat yang baru baca atau dah setengah jalan mending berhenti baca cari novel lain. daripada sakit hati
Baca Semua Ulasan
Kita yang Menjadi Kita

Kita yang Menjadi Kita

Nama itu seperti terlarang terucap dari bibirnya. “Bagaimana kamu tahu? Oh, ya! Kamu adalah jalang dari salah satu anjing Phoenix. Kamu termasuk jalang yang cerdas dengan menyimak pembicaraan dari Tuanmu.” Mark mendesis dan tangannya terangkat mengelus sekitar pipi Bella. “Tapi kamu tahu, Sayang. Bertingkah seperti itu adalah hal yang kurang sopan, kamu harus ingat bahwa kamu hanya jalang. Benar?” Mark kembali berbicara.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai kata kats bijak
Baca
+Pustaka
Kita dan Cerita

Kita dan Cerita

Kata Bu Tati yang melihat para siswanya sedang sibuk memilih kelompoknya sendiri sendiri. Alhasil mendengar perkataan Bu Tati barusan, para siswa jadi kecewa karena mereka tidak bisa memilih sesuka mereka. Namun sikap Bu Tati memang lebih baik, dibandingkan meminta para siswanya untuk memilih sendiri. Pastinya mereka hanya akan memilih orang orang yang mereka suka, tidak memandang bagaimana hasil kerja kelompok mereka nanti yang penting mereka menyukai kelompoknya.
18.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 719 kali sebagai kata kats bijak
Baca
+Pustaka
Dear Kakak Kelas

Dear Kakak Kelas

Betapa terkejutnya Bi Asih melihat Tasya yang sangat cantik hari ini. "Wah! Non Tasya cantik banget," ucap Bi Asih, yang dibalas Tasya dengan senyuman. Tasya memang malu jika dipuji, tapi terkadang risih karena ia mengingat pepatah "Jangan senang karena dipuji, karena nyamuk pun mati ketika manusia tepuk tangan." "Mau kemana, Non? Arisan?" "Ah, Bibi bisa aja. Mau keluar sama temen, Bi. Pulangnya nggak malem kok," ucap Tasya.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai kata kats bijak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status