SELIR HATI
Yang tersisa hanya frustrasi, kehilangan kendali, dan rasa ingin menghancurkan segalanya.
“Aku sudah cukup melihat semua ini!” suaranya pecah. “Kau David, kau yang merusak semuanya. Kau telah menghancurkan hidupku!”
“Turunkan pisaumu, Sagara!” David berbicara tegas, tapi matanya waspada. “Kau sudah membuat satu orang terluka. Jangan tambah lagi.”
Sagara malah tertawa, putus asa.
“Hahaha, jangan sok jadi pahlawan, David. Kau yang merebut Dias dariku. Kau sudah merebut cintaku.”
Bab Populer