Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan
"Tapi saya belajar satu hal. Bahwa berlian juga berasal dari tanah yang sama. Tekananlah yang mengubah batu hitam menjadi permata yang kalian kagumi."
Ruangan itu hening. Tidak ada denting gelas. Tidak ada bisikan. Semua mata terpaku pada Bella. Karisma yang memancar darinya begitu kuat, begitu dominan, hingga menutupi keberadaan Dimas yang berdiri di sampingnya.
"Malam ini, Yayasan Barata bukan hanya tentang menyumbang uang," suara Bella meninggi sedikit, penuh gairah. "Ini tentang memberikan kesempatan pada mereka yang ada di lumpur untuk menjadi berlian. Seperti saya."