TUAN MUDA KAMU YANG KUTUNGGU!
“Dan malam ini, di hadapan orang-orang terdekat kita, di tempat seindah ini, aku rasa nggak ada waktu yang lebih baik lagi.”
Arnold lalu berlutut di atas pasir yang lembut, mengambil kotak kecil dari sakunya dan membukanya. Di dalamnya, berkilau sebuah cincin bertahtakan berlian yang elegan, memantulkan cahaya bintang dan lilin.
“Marsha, maukah kamu menikah denganku?”
Suasana seketika hening. Hanya suara ombak yang menemani. Mata Marsha membesar, mulutnya sedikit terbuka, tak percaya.
Hot Chapters