Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kamu Duluan Selingkuh, Untuk Apa Menyesal

Kamu Duluan Selingkuh, Untuk Apa Menyesal

“Apa maksudmu?” “Kamu adalah permata yang menawan, aku sudah buta selama ini, aku tergoda oleh perhiasan di pinggir jalan yang kelihatannya sangat berkilau tapi sebenarnya hanya barang murahan,” Caterina bukan tidak tahu apa maksud perumpamaannya tapi dia enggan memahaminya. Caterina melipat kedua tangannya dan menatapnya dengan dingin. “Aku tidak peduli dengan apa yang kamu katakan, menurutku kamu tidak perlu datang ke sini lagi. Urusan antara aku dan kamu sudah selesai,” ujarnya.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Baca
+Pustaka
Pesona Calon Ayah Tiriku Yang Penuh Kuasa

Pesona Calon Ayah Tiriku Yang Penuh Kuasa

“Maafin Kakak ya, Ti? Maaf ….” Arumi mengelus punggung Mutiara, kembali meneteskan air mata lagi. “Pokoknya Kakak nggak boleh pergi lagi! Kakak harus tinggal di sini! Aku nggak mau punya Kakak ipar baru, apalagi Tante-tante itu!” cerocos Mutiara tanpa saringan, merujuk pada Selena yang selama ini memang tidak terlalu disukainya.
1034.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 792 kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
LV Edelweiss
Dear Pembaca, dikarena listrik dan jaringan di Aceh masih belum kondusif (pasca banjir dan longsor) mungkin aku nggak bisa update setiap hari. tapi aku bakalan usahain sebisanya untuk update. Semoga bisa dimaklumi...
Alan Nasution
critanya dri awal bgus , sampai timeskip mlh ngwur , demi mndpat ksih sayang ibu, rela gak rela , mnta suami sndiri nikah sma ibu angkat , kan kocak . suami gak mau tpi mohon2 , mkn tu ksih sayang ibu . pngin dpet ksih syang dan bles jsa gak hrus bhongin si pnolong dan ngorbanin suami juga kli.
Baca Semua Ulasan
SISA CINTA UNTUK ISTRIKU

SISA CINTA UNTUK ISTRIKU

Namun, tetap tidak mengurangi porsi kecantikannya. Akhir-akhir ini Mutia lebih sering terlihat pucat dan tidak bersemangat. Namun, entah apa yang telah terjadi padaku. Aku sama sekali tidak berniat untuk bertanya apapun tentang dirinya. Mungkin aku jenuh, karena Mutiara terlalu cerewet. Dia selalu mengingatkan hal-hal kecil tentang diriku. Mengingatkan untuk makan siang saat di kantor, mengingatkan makanan apa saja yang tidak boleh aku makan, katanya takut asam lambungku kambuh. Aku bukan anak kecil, aku tau apa yang terbaik untuk diriku.
9.844.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Baca
+Pustaka
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

“Ya. Kadang dipanggil bantu angkat barang di mal. Malam hari, kalau ada yang butuh. Tapi tidak setiap hari.” Mutia memandangnya lama, lalu berkata, “Aku tak peduli. Aku tetap mau menikah denganmu.” Bumi tertawa, kali ini lebih keras. “Sudahlah, Mutia. Jangan mempermainkanku.”
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 289 kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Baca
+Pustaka
Mutiara Lembah Hitam

Mutiara Lembah Hitam

“Aku benar-benar minta maaf, Kei.” “Kamu pikir dengan minta maaf semua urusan selesai? Aku tidak terima. Aku tetap menginginkan kamu, Raga.” “Kei! Kamu membuatku kecewa.” “Kamu juga membuatku sangat kecewa, Raga! Keduanya sama-sama menahan detak dada yang kian berdegup kencang. “Tolong tinggalin aku Kei. Kamu masih punya banyak kesempatan bertemu orang yang benar-benar mencintai kamu. Jangan memaksakan keadaan.”
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Anak Selingkuhan Suamiku

Terjerat Cinta Anak Selingkuhan Suamiku

Ia tidak berniat membiarkan kejutan murahan ini meredam kekhawatiran yang nyata. Pram menghela napas panjang, lalu mengangkat kedua tangannya sedikit, sebuah isyarat frustrasi. Ia tampak seperti seseorang yang sudah kehilangan kesabaran, yang telah berkorban banyak, namun tidak mendapat apresiasi. “Apa tidak ada hari lain selain membicarakan utang?” Suaranya rendah, tapi ketus, sarat nada menuduh. Mita tidak bergeser. “Yang aku butuhkan hanya bukti transfer itu,” ucapnya datar.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Baca
+Pustaka
Tak Sengaja Kutalak Istriku

Tak Sengaja Kutalak Istriku

"Maafkan aku, Pak ... maafkan aku," "Aku tak peduli dengan ucapan maafmu itu! Yang pasti ... sejak kau antarkan Amalia pulang, tanggung jawab atas dirinya telah kembali padaku ... dan aku?! Tak akan pernah menyerahkan kembali permataku pada orang yang menghinakannya seperti dirimu!" Tegas Pak Heru, bangkit, mengakhiri perbincangan sore ini.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Baca
+Pustaka
Kuberi Segalanya, Tetapi Dia Berpaling

Kuberi Segalanya, Tetapi Dia Berpaling

Aku menyerahkan kunci padanya, lalu pergi tanpa menoleh. Raisa berteriak dari belakang, "Yoga, kalau kamu pergi, jangan menyesal nanti!" Lucu sekali, aku, Yoga Listono, tidak pernah melakukan hal yang kusesali. Satu-satunya noda dalam hidupku adalah terjebak dengannya selama delapan tahun. Delapan tahun yang melelahkan. Sekarang, sudah waktunya aku pergi dengan tenang.
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Baca
+Pustaka
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

Sudut mulut Reyhan bergerak-gerak seolah-olah sedang tersenyum, tetapi juga seolah-olah sedang meminta maaf. "A ... aku minta maaf .... Aku ingin melindungimu selamanya, tapi nggak kusangka …. Aku malah menyeretmu …." "Ini bukan salahmu …" jawabku dengan mata yang berkaca-kaca. "Akulah yang sudah salah mengambil jalan." "Abella .... Kalau ada kehidupan kedua, jangan pernah menginjakkan kakimu di rumah Keluarga Gredi lagi."
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Baca
+Pustaka
Mertuaku Tak Ingin Cucu Perempuan

Mertuaku Tak Ingin Cucu Perempuan

kata Pak Guntur tanpa rasa berdosa. "Susah memang bicara sama Ayah. Yang jelas, Adam tekankan sekali sama Ayah kalau sampai kapanpun, istri Adam hanya Hana dan tidak akan ada yang lain."Adam lalu pergi dan masuk kembali ke dalam kamar tanpa mempedulikan ucapan ayahnya lagi. *** Sementara di dalam kamar, Hana menangis tanpa bersuara. Air matanya terus saja keluar karena percakapan suami dan ayah mertuanya dapat ia dengar.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai kata mutiara tidak peduli lagi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status