Cinta Sang Merpati
“Kayaknya kejadian kemarin sedikit parah ya. Kamu pasti lagi bingung.”
Bibir imut itu langsung menyerucut. Zaara mengalihkan tatapannya ke bawah. “Enggak, aku sehat kok. Pikiranku juga sehat. Aku cuma pengen bilang kalau aku suka kamu, itu aja,” ungkapnya dengan pipi yang agak merona.
Ah, apa ini?
Ada dua perempuan menyukainya?
Tak salah, kan?
Yah, meskipun sekarang manusia, tapi fakta sebenarnya, dia tetap bukan golongan mereka. Jadi, apa yang harus dia lakukan?
Bab Populer