DIA
Tangan kirinya memegang tengkuk Almira sedang tangan yang lain meremas sebelah pantat Almira.
"Jangan pernah ragukan cintaku. Sejak dulu, sekarang dan selamanya cintaku,” ucap Davka. Kemudian kembali mencumbu bibir Almira dan merapatkan dada mereka, sedangkan pinggulnya mulai bergerak menghujam dari bawah dengan gerakan lembut yang makin lama makin kencang. Sampai pinggul Almira mengimbangi mengikuti gerakan pinggulnya. Satu jam berlalu, saat pelepasan itu datang mereka menggapai bersama-sama. Davka dan Almira mengerang bersamaan saat cairan cinta mereka menyatu.
Hot Chapters