Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

Tetua Tsuyama membawa rombongan menuju ke arah kanan dari halaman dalam Kuil tersebut. Setelah berjalan melewati beberapa bangunan dengan nuansa serba merah, akhirnya mereka pun sampai di Jurang Lahar dimana tubuh Kaisar Naga Bamung berada. Kuil Naga membangun jembatan penghubung antara Kuil dengan bukit yang dikelilingi lahar panas membara. Sehingga sekilas, bukit itu menjadi mirip sebuah pulau berukuran kecil.
8.961.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai kebun nara
Baca
+Pustaka
Rahasia Nara

Rahasia Nara

Yang bisa dipakai untuk menanam tumbuhan seperti kaktus mini yang dibeli dengannya tempo hari. “Kita ke mana lagi, Mbak Nara?” tanya Lila yang celingak-celinguk mengamati orang-orang yang sepertinya sibuk dengan urusan masing-masing. “Sepertinya pesta ini gak ada aturannya, ya? Bebas mau seperti apa?” ucapku yang juga masih mempelajari sikap dan perilaku orang di sekitar.
953 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai kebun nara
Baca
+Pustaka
Noda di Balik Cadar Aluna

Noda di Balik Cadar Aluna

"Hai! Apa kamu melamun?" "Astagfirullah, kamu membuat jantungku hampir jatuh!" ucap Aluna sambil mengusap dadanya. "Dari pada bengong, mending jalan aja, yuk! Di bagian belakang ada musium-musium kraton, kita bisa lihat adat-adat Jawa, kamu pasti nggak tau, kan? Ayok!" Ajak Brian dengan semangat. Aluna berjalan santai sambil berbincang dengan Brian. Sesekali mereka tertawa ketika Brian melontarkan candaan ringan yang lucu. Hal itu membuat Aluna sejenak melupakan kesedihan hatinya hari ini.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai kebun nara
Baca
+Pustaka
Jagat Kelana

Jagat Kelana

"Boleh, kebetulan sekali perutku belum terisi." Kuwu atau sering disebut pemimpin desa membawa Jagat ke sebuah rumah berhalaman luas dengan tanaman bunga beraneka ragam. Tidak hanya bunga saja, melainkan juga ada tanaman obat. Hal ini membuat Jagat tertarik. "Apakah ini rumah milikmu, Kuwu?" Pria itu mengangguk, "apakah ada yang salah, Rajaku?" "Jika di sini banyak sekali tanaman obat, mengapa tidak bisa memusnahkan musuh kemarin?"
1020.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 744 kali sebagai kebun nara
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Ini adalah kisah petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

Hari Minggu pagi, mereka menyusuri jalan kecil di pinggiran Jakarta. Udara masih lembap oleh sisa hujan semalam, dan suara burung terdengar dari rumpun bambu. Di tangan Nara, pot tanah liat dari Desa Sukajaya tetap dibawa. Bibit pohon mangga itu belum ditanam. “Kenapa kamu bawa hari ini?” tanya Raydan sambil menyetir pelan.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai kebun nara
Baca
+Pustaka
Koma

Koma

Berusaha meyakinkan diriku bahwa ini adalah keputusan konyol yang tepat. "Ok." Rimba memamerkan senyumanya yang lebih mirip seringai. Membuatku bergidik ngeri.  Seroja (Oja) ============================= ================ Salam dari perempuan yang baru disini.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai kebun nara
Baca
+Pustaka
Barraberee

Barraberee

Dan tidak menganggap hubunganku dengan Om Barra adalah sesuatu yang tabu. Aku dan Ayi hari ini berencana mengunjungi tempat bimbingan belajar nonformal. Tempatnya di daerah puncak. Tidak jauh dari villa milik keluarga Om Ridwan. Wah, ternyata tempatnya bagus juga. Bibirku tidak berhenti menganga saat tahu kalau bangunannya tepat berada di atas perbukitan. Udara di sini sejuk sekali. Bangunannya pun tidak seperti gedung-gedung beton di kota-kota besar. Dindingnya terbuat dari papan kayu, bertingkat tiga dengan balkon untuk lantai dua dan tiga. Di kedua sisinya terdapat banyak jendela. Pokoknya soal ventilasi ruangan, tidak perlu dipertanyakan lagi.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai kebun nara
Baca
+Pustaka
Janda Kembang

Janda Kembang

"Kalau gitu, Thalisa ke dapur dulu, ya, Bun, nanti Thalisa bantu Bibi Erna masak supaya Bunda bisa makan sayur asam." "Iya, Sayang, makasih, ya, maaf Bunda ngerepotin kamu," ucap Bunda Ara. Thalisa hanya tersenyum ramah dan menyelimuti Bunda Ara dengan selimut tebal bermotif bunga sakura. Thalisa pun berjalan keluar meninggalkan Bunda Ara di kamar agar bisa beristirahat tanpa diganggu. Ia berjalan menuju dapur mengambil beberapa wadah untuk tempat sayuran yang akan dibawa oleh Bibi Erna nanti sepulang dari pasar.
9.88.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 332 kali sebagai kebun nara
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status