Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mutiara Lembah Hitam

Mutiara Lembah Hitam

lirih Nesa saat tanah merah menutup di atas jasad Om Beno dan Tante Ria yang dikuburkan dalam satu lubang. “Semoga kalian bertemu lagi dan berbahagia di dalam sana. Maafkan jika aku pernah jadi penyebab kesedihan di hati kalian. Istirahatlah dengan damai.” Nesa menuang air mawar dan menaburkan bunga di atas pusara dua orang yang pernah berjasa dalam hidupnya, sembari menyeka sudut matanya. ***
106.6K viewsCompletedAdded to Library 179 Times as kebun nara
Read
+Library
Sasakala

Sasakala

Bab 3 Apa aku harus mencari cerita lain ? Untuk memberikanku cinta yang tak tuntas darimu 25 Agustus 2007, Nyimas bermain kumbang di teras rumahnya. Menemani ibu yang sedang menyiram bunga kamboja. Tak berapa lama, kumbang itu terbang terusik tangan gadis kecil itu. Nyimas beralih ke bunga kamboja. Diambilnya daun-daun jatuh dari bunga kamboja mengikuti langkah ibunya. Nyimas berjongkok melihat bunga kamboja yang mulai mekar. Warnanya putih, merah dan kombinasi keduanya. Sudah 10 tahun Ibu Nyimas merawat bunga kamboja, dimulai dari satu biji kamboja yang diberikan ayahnya. Sekarang sudah 4 pohon kamboja.
9.82.8K viewsCompletedAdded to Library 92 Times as kebun nara
Read
+Library
Istri Nakal Mas Petani

Istri Nakal Mas Petani

sambut Pak Anwar, menangkap maksud Pak Gagah yang ingin mencairkan suasana. “Besok saya juga bakal bawa Bapak untuk melihat kebun aren. Atau bisa sekalian melihat pabrik pengolahan aren milik Bagus yang baru diresmikan bersamaan dengan lahirnya si kembar.” Pak Gagah mulai celingukan mencari kereta bayi berisi cucu kembarnya.
10818.4K viewsCompletedAdded to Library 22.9K Times as kebun nara
Show Reviews (334)
Read
+Library
Amoy82
Dari semua novel yg kubaca di platform ini, karya ini adalah karya terbaik. Mulai dari judul yg memberikan makna lain. sampai isi. Jangan tanya soal tata bahasa, begitu rapi dan memerhatikan rima. Deskripsi suasana yang begitu rinci, membuat pembaca khususnya saya, menikmati dan merasa berada disana
q_ya
dulu pertama liat judul nya ga begitu tertarik, tapi setelah bingung baca karya njus yang mana lagi akhirnya aku bacalah..dan ternyata malah jatuh cinta yang kedua ... setelah yang pertama sama pak Roy..... tapi bukan berarti saya ga suka tokoh lain ka jus.. semuanya saya suka tp fav Om Roy&mas wir
Read All Reviews
Oh, My Ex!

Oh, My Ex!

tambahnya. "Oke, Mama," sahut Dara patuh. "Anak pintar," puji Nara meninggalkan kecupan hangat di puncak kepala Dara. "Mari, Pak," ujar Nara sopan. Wanita itu memberi jalan untuk Keenan menuju ke meja mereka. Keenan dan Nara duduk berhadapan. Sebelum memulai, Nara terlebih dulu mengenalkan dirinya sebagai perancang busana dari perusahaan yang akan mengimpor busana ke perusahaan milik Keenan.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as kebun nara
Read
+Library
Kemilau Senja

Kemilau Senja

ucapku dengan lembut. "Iya sama-sama, Mbak Nandini." Aku menutup teleponnya dan memutuskan untuk menunggu Mas Aditia di teras saja. Aku duduk di teras, sembari melihat berbagai macam bunga di taman rumah Mas Nando yang sedang bermekaran, begitu indah bunga itu. Namun, bunga itu sebentar lagi akan layu, kering, gugur satu persatu, hingga tidak tampak keindahannya lagi, tetapi pasti akan tergantikan dengan bunga baru yang tumbuh dengan indah, begitupun selanjutnya bunga itu juga akan layu dan berganti bunga baru lagi, seterusnya akan selalu seperti itu.
1010.8K viewsOngoingAdded to Library 325 Times as kebun nara
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Cahaya di Mata Nara Titik balik terjadi melalui seorang gadis kecil bernama Nara. Nara adalah putri dari tetua adat yang sering memperhatikan Arka memotret. Suatu hari, Nara bertanya pada Arka, "Kenapa Mas Arka hanya memotret pohon yang tumbang? Kenapa tidak memotret pohon yang sedang kami tanam kembali?"
715 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as kebun nara
Read
+Library
Dendam Pernikahan Pewaris Tampan

Dendam Pernikahan Pewaris Tampan

gumamnya pelan, berjalan masuk lift khusus. *** Mansion Aryasatya | Halaman Belakang Suara gunting kebun bersahut-sahutan. Matahari siang membuat daun-daun bersinar lembut. Pohon jeruk merunduk penuh buah, pohon jambu berwarna merah muda menggoda, dan bayam hijau terhampar seperti selimut segar. Di tengah hiruk-pikuk itu, Nayara duduk manis di gazebo.
108.8K viewsCompletedAdded to Library 273 Times as kebun nara
Read
+Library
Jerat Pernikahan Tuan Arogan

Jerat Pernikahan Tuan Arogan

Juga pada Nara. Aku menerima telepon dengan malas-malasan. Begitu panggilan Ketua selesai, kulempar begitu saja ke bantal Nara. Tidak ada Nara di kasur, atau di bagian lain di kamar. Sepagi ini dia sudah keluar. Aku pun turut keluar kamar, mencarinya di berbagai sudut di rumah ini. Nihil. Tidak kutemukan Nara dimana pun. “Nara di lapangan paviliun dengan Den Riga. Pagi-pagi mereka berolahraga basket di sana,” terang Mbok Minah saat aku bertanya.
103.5K viewsCompletedAdded to Library 123 Times as kebun nara
Read
+Library
Kelana Nirbatas

Kelana Nirbatas

Sore hari yang sejuk menghiasi suasana gazebo tua yang berdiri kokoh di pinggir Pantai Renjana, di hari yang begitu indah dengan langit sore yang menjingga, terdapat empat orang anak manusia yang asik menyantap es kelapa, dan dua di antaranya sedang bergemar dengan papan catur hasil pinjaman dari Koh Banar. Rabu, 4 september 2013 menjadi hari kesebelas Niskala hidup bersama Arsha, namun menjadi kali pertama baginya berkumpul dengan Arsha, Rhea dan Rawa di gazebo tua. Hari ini mereka memutuskan untuk bersantai bersama di sana, karena besok dan dua hari setelahnya akan menjadi hari yang tidak mudah.
9.93.3K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as kebun nara
Read
+Library
Tiba-tiba Menikah Dengan Mantan

Tiba-tiba Menikah Dengan Mantan

bisik Nayara lirih, matanya menatap patung itu dengan penuh rasa haru. Raka mencium ubun-ubunnya. “Kalau kamu yang nggak balik, aku bakal nyari kamu ke ujung dunia.” Nayara menoleh dan tersenyum. “Jangan drama, Pak Suami.” Setelah puas berfoto dan menikmati camilan dari street food Jepang—takoyaki, dorayaki, dan es krim matcha—mereka melanjutkan perjalanan ke taman Shinjuku Gyoen. Pepohonan sakura sedang mekar sempurna. Raka menggelar tikar piknik yang disiapkan oleh hotel, dan Nayara duduk dengan manis sambil membuka bekal bento khas Jepang yang sudah mereka pesan sejak pagi.
1.8K viewsCompletedAdded to Library 59 Times as kebun nara
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status