Hati yang Terbagi
"Ya, kita pun sama. Kemana pun kita berjalan, mau sembunyi dimana pun ada mata dari Dzat yang Maha Melihat mengawasi kita."
"Benar, Sayang. Itu yang Mas terapkan sebagai prinsip hidup. Karena itu meski kamu tak melihat, walau Mama tak tau, atau pun Lea tak menyadari, Mas takut jika melakukan suatu hal yang manusia tak tampak, tapi Allah mengetahui."
"Karena itu, Mas teriak-teriak waktu Aisyah datang?"
Mas Ubay mengangguk, sambil tersenyum malu. Aku terkekeh.