GODAAN SUGAR BABY CENTIL
Kulitnya yang biasanya segar kini tampak hampir transparan, dengan lingkaran hitam samar di bawah mata yang sulit disembunyikan meski sudah dipoles riasan.
"Kamu pucat sekali sejak di KUA tadi. Apa kita perlu ke dokter?"
Aurora tertawa kecil, suara tawanya terdengar parau. "Dokter mana yang bisa menyembuhkan sakit karena diusir ayah sendiri, Dad? Aku cuma butuh tidur. Mungkin besok setelah bangun, semuanya terasa lebih baik."
Darius bangkit dari kursinya, menghampiri Aurora, dan mengecup puncak kepalanya. "Mungkin kamu benar. Ini hari yang sangat panjang bagi kita berdua."