Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dimanjakan sang Majikan Tampan

Dimanjakan sang Majikan Tampan

Apalagi minuman dingin yang es batunya belum tentu higienis. Cahya mendesah. Serba salah, karena Keira mempunyai asma dan sensitif dengan minuman seperti itu. Di sisi lain, mengerti perasaan Keira. Setiap melewati tukang es yang menggunakan keranjang bambu itu, dia selalu mendapati gadis kecil itu menelan ludah. “Kalau membuat es cendol apa bisa, Chef?” Sejenak lelaki tua itu terdiam, kemudian mengangguk setuju.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai kenapa ludah kental
Baca
+Pustaka
Diabaikan Kekasih, Dimanja CEO

Diabaikan Kekasih, Dimanja CEO

Aku menelan ludah begitu mendengar nominal yang disebutkan Nenek Sarah. ____ POV 3. *** Key menelan ludahnya begitu mendengar nominal yang disebutkan Nenek Sarah. Ia membaca kolom komentar. [Aku sudah mencoba, tapi gagal. Padahal aku lulusan luar negeri. Entah apa yang diinginkan nenek itu. Songong sekali, padahal cucunya lumpuh begitu] [Tampan sekali. Sayang lumpuh] [Iya, tampan sekali. Tapi apa guna, kalau nggak bisa diajak ke tempat umum]
3.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai kenapa ludah kental
Baca
+Pustaka
Skandal Cinta Hot Duda

Skandal Cinta Hot Duda

Ia meletakkan empat buah cangkir berisi minuman hangat yang terbuat dari jahe dan lemon. “Peter sudah lama meninggalkan alkohol,” ujar Nyonya Ann. “Sejak ia memiliki Emily. Apa kau keberatan dengan minuman yang aku sajikan? Jika kau keberatan, aku akan keluar sebentar ke mini market untuk berbelanja.” “Oh, tidak. Tentu saja tidak masalah, Nyonya Ann. Aku yakin minuman ini pun cukup untuk menghangatkan tubuh saat ini.”
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai kenapa ludah kental
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

kata Pendekar Kera Sakti kepada Dewa Racun yang mencoba untuk bangkit tapi susah. "Racun di ujung tombak itu sangat ganas, Ba... Bar... Baraka! Hawa murniku yang biasa un... un... untuk menolak racun tak mampu menghadapi keganasan racun tersebut. Ber... berarti... berarti racun itu jenis Racun Ludah Dewa." "Apa itu Racun Ludah Dewa?" "Ra... ra... racun yang tidak bisa dilawan, karena tidak ada penawarnya."
1028.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kenapa ludah kental
Baca
+Pustaka
Kubalas Madu dengan Manisnya Racun

Kubalas Madu dengan Manisnya Racun

TENTANG DENDAM 🍒🍒🍒 "Bukannya kamu yang mandul, jangan memutar balikan fakta!" hebat secepat itu bisa menguasai keadaan. "Faktanya akan kamu lihat, jika kamu sudah lelah dengan rencanamu yang tidak akan ada hasilnya." Aku berdiri dari dudukku, berjalan menuju pintu keluar. "Ingat, jangan katakan kepada siapapun tentang keadaan Mas Rian jika masih ingin diberi nafkah."
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai kenapa ludah kental
Baca
+Pustaka
Bocilnya Mas Duda

Bocilnya Mas Duda

"Hhhh... Dasar Duda Cabul!" ***
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai kenapa ludah kental
Baca
+Pustaka
Dear Kakak Kelas

Dear Kakak Kelas

ucap Pace, "setiap manusia wajib berbicara." "Lo waktu kecil dikasih makan apa sama Bokap lo? Logat lo bikin gue stroke," ucap Angga. "Waktu kecil beta makan papeda deng rica-rica. Enak batul .." Pace memegang perutnya, bernostalgia tentang makanan masa kecil. "Pantesan muka lo mirip rantai sepeda," Angga heran. "Papeda, Angga, bukan sepeda," jelas Pace, "Angga tuli, kah?"
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai kenapa ludah kental
Baca
+Pustaka
Dikira Melarat Usai Bercerai

Dikira Melarat Usai Bercerai

Kenapa aku malah dibilangin bau kaya isi rempelo ayam segala? “Iya, deh. Iya.” “Nah, gitu dong, Mas! Aku malu tahu, Mas, sebenarnya. Setiap kamu habis karaoke, anak-anak pasti ngeledekin. Masa mikrofonnya disuruh wudhu dan mandi besar, kata mereka? Soalnya habis kena hadas besar. Ya Allah, aku rasanya kesel. Mangkel. Masa liurmu dibandingkan sama hadas besar, sih? Tapi, kamu itu sadar nggak Mas kalau mulutmu itu asli cap penangkaran kebo?”
15.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 311 kali sebagai kenapa ludah kental
Baca
+Pustaka
APLIKASI JODOH

APLIKASI JODOH

“Oh pantesan. Suara kentut kamu udah kedengeran. Kamu emang udah gak tahan untuk buru-buru ke sana. Orang yang kalo udah kebelet untuk pergi ke belakang emang nggak boleh ditahan-tahan karena kasihan juga kalo nanti dia cepirit di celana. Itu kan malu-maluin banget kalo cepirit begitu soalnya sepertinya bikin malu juga kalo begit.... halo? Halo?” ............... Lima menit kemudian Lena nelpon lagi. “Iya, jadi begitulah kondisinya.” “Lena, kamu ke sini ada perlu apa?” “Oh, gak ada yang penting-penting banget sih sebetulnya. Gue nelpon karena kita udah temenan lama tapi koq nggak pernah ketemu lagi.” “Iya, iya.” “Jadi emang nggak gitu ada hal yang penting-penting banget sih.”
1011.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 384 kali sebagai kenapa ludah kental
Baca
+Pustaka
Kubalas Madu Dengan Racun

Kubalas Madu Dengan Racun

Hanya bulir bening yang mengalir deras "Maaf, kali ini aku ngak bisa." ***
1030.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 678 kali sebagai kenapa ludah kental
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status