SANTET
Mereka duduk melingkar sambil menikmati secangkir kopi.
"Kenapa nggak kamu buka langsung waktu menemukan kendi itu, Di?" tanya Fadli.
"Tadinya mau aku buka langsung, tapi nggak tahu kenapa, rasanya seperti ada yang mencegah seakan menyuruhku menunggu Ustad Ilham saja," terang Kardi sambil meyeruput kopinya.
"Gila, ya, Ita. Kok berani dia menanam santet itu di kuburan," kata Fadli mengeluarkan pendapatnya.
Hot Chapters