KINASIH
"Kamu kenapa, Nak? Apa ada yang sakit?"
Siska menggeleng, perlahan wajahnya terangkat. Mariana berusaha menyimpan senyum saat melihat kedua mata yang masih kering tanpa tanda-tanda tangisan. Siska beranjak dari duduknya, mendekat ke arah tuan rumah dan memeluknya. Dia kembali pura-pura menangis, sembari menyebut nama Bayu yang membuat Mariana melepaskan pelukannya.
"Kenapa?" tanya wanita itu yang cukup tahu, tamunya hanya bersandiwara demi hal yang selalu sama.
Hot Chapters