Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penyintas

Penyintas

“Hm? Ada dong.. ada biru langit, biru dongker..” “Berarti ada merah langit, merah dongker?” “Haha! Gaada merah langit, sayang..” “Kenapa ga ada?” “Karena langit itu warna biru..” “Langit itu sebenernya apa?” “Langit itu, ya… langit! Ahahaha..!” Mendengar jawaban itu, Visera menunjukkan wajah kusutnya. “Su-susah dijelasinnya sih! Harus liat langsung…” Kali ini wajahnya langsung berubah seratus delapan puluh derajat.
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai keris terbang di langit
Baca
+Pustaka
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Memandang langit. Dan bertanya dengan suara yang cukup keras, agar bisa dibaca oleh siapa pun bahkan oleh Pengamat Cakrawala itu sendiri: "Kalau kau bisa membaca kami… apakah kau juga bisa merasa?" "Dan kalau kau bisa merasa... kenapa hanya diam?" Langit bergetar. Satu huruf jatuh dari udara. Huruf itu adalah “K.” Entah dari kata "Kalimat." Atau "Kita."
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai keris terbang di langit
Baca
+Pustaka
Ksatria Pengembara Season 2

Ksatria Pengembara Season 2

-o0o- Beberapa waktu sebelumnya.... Sekelebat bayangan membelah angkasa, terlihat sepasang sayap yang membentang menyapu awan, seekor hewan tampak terbang tinggi diatas awan. Bila kita lihat lebih jelas, ternyata hewan itu adalah seekor kuda. KUDA TERBANG.
9.5243.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.5K kali sebagai keris terbang di langit
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Rmdni
kak izin promosi yah. ayo baca ceritaku kisahnya seru karena menceritakan Fantasi lokal, yang bakal memuat cerita lokal terus dipadukan dengan hal fantasi. judulnya: Legenda: Nusantara jangan lupa voted ya kak ......
KSATRIA PENGEMBARA
Jangan lupa mampir ke cerita baru saya berjudul : SI BUTA DARI SUNGAI ULAR 'Dalam kegelapan, sosok seorang putra. Dendam dan lara menutup kedua matanya. Dia terjerumus sebagai manusia. Dan bangkit menjadi Legenda'
Baca Semua Ulasan
Panglima Kalamantra

Panglima Kalamantra

Dia tetap duduk di atas punggung kuda dengan tenang. Kuda itu berlari memburu sesuatu yang terlihat terbang di langit. Karuna mendongak dan sedikit ternganga dengan apa yang dia saksikan. Ada sejumlah pria terlihat terbang lebih tepatnya melayang di udara bebas. Tapi, mata Karuna bisa melihat kalau mereka terbang dengan bantuan segumpal awan tipis. “Para kultivator?” bisik Karuna. Dia teringat pada para siswa klan kultivator yang mengerjainya di gunung. Karuna berusaha mengikuti mereka untuk membalas perlakuan buruk yang lalu.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai keris terbang di langit
Baca
+Pustaka
Pengantin Dari Sebuah Tragedi

Pengantin Dari Sebuah Tragedi

“Tapi sebentar lagi kita akan terbang ke Jakarta.” Ares mengangguk-angguk, lalu menoleh ke jendela. “Kok di luar kayak … kabut es?” tanyanya, telunjuk mungil Ares menunjuk ke kaca jendela yang sedikit berembun. “Itu karena udaranya dingin sekali di luar sana. Tapi nanti, waktu kita naik ke atas awan, kamu akan lihat langitnya cantik banget.”
1033.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 994 kali sebagai keris terbang di langit
Baca
+Pustaka
Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Ia berbisik, seakan berbicara pada korban itu. “Dengan pengorbanan ini… bahkan langit pun akan gemetar,” bisiknya. *** Kembali ke Langit – Di Atas Punggung Kurozan Angin malam memukul wajah Kevin seperti cambuk es. Dari punggung Kurozan, sang burung hitam raksasa yang membelah langit, ia memandang jauh ke cakrawala. Di kejauhan, kilatan petir menyambar awan gelap, menciptakan cahaya sesaat yang membentuk siluet daratan di bawah. Kabut qi memenuhi langit, membentuk pusaran yang membuka celah-celah dunia tersembunyi.
1052.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai keris terbang di langit
Baca
+Pustaka
Kuro Dan Naga Warisan

Kuro Dan Naga Warisan

Kuro melayang di udara, merasa ringan seperti bulu. Gidi tertawa. "Bukan hanya terbang. Kau sekarang bisa bergerak dengan kecepatan luar biasa di udara. Dengan ini, kau akan jauh lebih sulit dikalahkan." Kuro mengepakkan sayapnya lebih kuat, lalu melesat ke langit. Angin berdesir di sekelilingnya saat ia terbang lebih tinggi, melampaui batas yang pernah ia bayangkan.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai keris terbang di langit
Baca
+Pustaka
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

balas Sarisha sambil mendongakkan kepalanya tanpa merasa takut. "Pak Chandra, silakan beri pertanyaan lagi!" desak Berry. Chandra mengangguk, lalu mengambil kartu keempat dari kotak. "Dengarkan soal keempat. Terbang di langit, tetapi tidak memiliki sayap. Apa itu?" Baru saja pertanyaannya dilontarkan, Luther sudah menjawab, "Angin." "Selamat, jawaban Tuan benar," ujar Chandra memberi pengumuman.
8.83.6M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116.3K kali sebagai keris terbang di langit
Tampilkan Ulasan (736)
Baca
+Pustaka
Panessa Selvia
TAMAT. jadi mnurut kesimpulan saya. luter ditingkatan transendensi roh(tingkatan paling atas kultivasi) sudah ga yg ngusik lagi, sudah bagaikan dewa. makanya dibuat hidup tenang diakhir crita. tpi masih gantung, ayahnya di atlandia masih hidup/wafat? dan Bianca tau GK luter=Gerald Bennet?
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Gelang Langit

Gelang Langit

“Kau yakin kita harus ke arah itu? Semuanya terasa… salah.” “Justru karena terasa salah, maka kita harus ke sana,” jawab Rakasura pelan. “Itu cara langit menyembunyikan yang benar.” Mereka berkemas dengan cepat, sarapan hanya dengan air dan sepotong roti kering. Tirta sempat mencoba bercanda, tapi tak ada yang tertawa. Sesuatu di udara membuat mereka terlalu waspada.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai keris terbang di langit
Baca
+Pustaka
Gairah Liar Adik Ipar

Gairah Liar Adik Ipar

Langit terlihat bersih dan cerah, dihiasi awan putih yang bergerak perlahan—pertanda cuaca sedang bersahabat. Esther, yang sejak tadi duduk di kursi depan sepeda, menatap ke arah langit dengan mata berbinar. Puluhan layang-layang tampak menari-nari di udara, beraneka warna dan bentuk. Beberapa berbentuk naga dengan ekor panjang yang berpilin indah, ada pula yang berbentuk burung garuda dengan sayap lebar berhiaskan warna merah menyala. “Indah sekali,” ucap Esther lirih sambil menatap ke atas.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai keris terbang di langit
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status