Jerat Cinta Sang Langit
Gemericiknya mengingatkan akan Bumi, sungguh, kerinduan mendadak hadir di sana.
Hanya ada 5 anak lelaki tanggung bermain air, mereka berenang penuh jejeritan dan tawa bahagia. Mata elang Langit beredar menatap pinus yang membentang di atas, dijelajahinya dengan teliti. Di pinggiran air terjun, batu-batu besar tak berubah, tapi tak ada orang yang sedang dicarinya. Langit menghirup udara sepuasnya, ia tetap mendekati air terjuan. Melihat anak-anak yang berenang, ketika salah satu dari mereka minggir, kesempatan itu digunakan Langit untuk bertanya.
“Dik, lihat ada mbak-mbak ke sini?”
Bab Populer