DINIKAHI CALON KAKAK IPARKU
Setelah ragu sejenak, akhirnya aku mengirim pesan singkat.
[Bang, udah istirahat makan siang?]
Pesanku terkirim. Tak butuh waktu lama, ponselku bergetar. Sebuah balasan masuk.
[Udah, Sayang. Kenapa? Kangen ya?]
Aku tertawa kecil membaca pesannya. Seperti tahu isi pikiranku saja. Cepat-cepat aku mengetik balasan.
[Enggak kok, cuma nanya aja]