MERTUA IDAMAN
Rupanya ada lubang kecil di bagian atas—tempat salju buatan itu keluar, kemudian saat sudah di bawah, ada alat yang menyerapnya sehingga kembali ke atas.
“Mau kado apa dari aku, Almira?”
Sejenak aku terdiam kemudian menatap Mas Yusuf. “Cukup kesetiaan. Itu aja.”
“Gak mau barang-barang?”
Aku teringat dengan ucapan ibu mertua saat kutawari hadiah. Ibu mertua tak meminta barang, melainkan meminta ketulusan hatiku untuk menemaninya saja.
“Nggak, Mas. Cuma kesetiaan dan ketulusan aja,” kataku yang meniru jawaban ibu mertua.