Di Antara Dua (Istri)
Kendatipun tidak bisa dicegah tapi kemungkinan buruk bisa diminimalisir.
Seorang istri seharusnya mengawasi suaminya, dengan sikap elegan tanpa kesan otoriter dan dominasi. Sayangnya, aku agak lupa dengan itu dan kelupaanku fatal, suamiku pikir aku begitu mencintainya dan akan menerima semua keputusannya sehingga dia melakukan semua perbuatan itu tanpa bertanya dulu kepadaku. Di puncak semua masalah ini, ketika kami terus-menerus bertengkar dan ribut, dia memilih untuk menjauhkan diri, seolah ia menghindar dari masalah, ia berlindung ke bawah ketiak neneknya dan lebih memilih pulang ke rumah istrinya untuk mereguk madu asmara.