Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lepaskan Aku, Om

Lepaskan Aku, Om

“Tapi aku… bayar kamu buat inget siapa aku.” Aku terdiam. Kata-katanya membekas di kepalaku, seperti ukiran. “Kamu nggak perlu ubah dirimu buat dihargai. Tapi jangan juga biarin orang bikin kamu lupa kalau kamu pantas dihargai.” Air mata menetes lagi, kali ini tanpa bisa kucegah. Aku buru-buru menyeka pipi. “Mas… kenapa ngomong kayak gitu ke saya?” tanyaku pelan.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai ketika tidak dihargai
Baca
+Pustaka
Dihina Karena Tidak Memakai Perhiasan

Dihina Karena Tidak Memakai Perhiasan

Aku menepis cengkeraman tangannya yang sudah menimbulkan bekas nyeri di lenganku. "Kamu pikir aku peduli dengan reputasi? Para buruh dan karyawan lebih butuh pekerjaan daripada mengurusi reputasiku hanya karena tidak membantu keluargamu!" sahutku geram. Rasa iba sudah menguap dari dalam hatiku. Ternyata iblis tetaplah iblis. "Awalnya aku ingin membantu, tapi melihat sikapmu sepeti ini, aku mengurungkan niat baikku. Lebih baik aku memberikan pinjaman pada orang yang benar-benar membutuhkan!" ucapku lagi. Dada Bu Andin terlihat naik turun. Dia menatap nyalang ke arahku dengan kedua tangan mengepal erat.
10122.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai ketika tidak dihargai
Baca
+Pustaka
SALQUEEN

SALQUEEN

Jangan memaksa seseorang jika ingin dihargai Tapi Hargai seseorang dulu sebelum ingin di hargai ~~~ "Ni ya aku baca isi kertasnya." Sahira naik di atas kursi lalu membuka kertas itu untuk membacakannya.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 271 kali sebagai ketika tidak dihargai
Baca
+Pustaka
KUSERAHKAN SUAMIKU PADA IBUNYA

KUSERAHKAN SUAMIKU PADA IBUNYA

"Mira juga tahu, Mas. Tapi apa pernah kamu lihat ibu kamu menghargai aku sebagai menantu? Kamu memang tidak pernah merasakan seperti apa yang aku rasakan karena orang tuaku selalu baik sama kamu juga orang lain yang tidak memandang orang cuma dari jabatan. Merendahkan orang seenak mulutnya tanpa mikir orang lain itu sakit hati apa tidak." "Dasar memang kamu nggak berpendidikan. Mana ada orang tidak berpendidikan harus dihargai? Apanya juga yang harus dihargai. Orang sekolah tinggi itu juga pakai uang, jadi harus dihargai." Aku tersenyum miring menanggapinya. "Terserah kalian lah!" Aku segera pergi dari hadapan keduanya. Sakit hatiku diperlakukan seperti ini.
1040.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 840 kali sebagai ketika tidak dihargai
Baca
+Pustaka
Bukan Wanita Penggoda

Bukan Wanita Penggoda

Agni heran bukan main mendengar kemarahan Jingga yang jauh dari topik pembicaraan. “Urusan mereka mau menyukaiku atau tidak, aku juga tidak memiliki hak untuk memaksa mereka agar menyukaiku, nggak penting juga jika aku harus menanggapi orang lain. Kalau orang mau menilaiku buruk, anggaplah aku buruk, i dont care. Tetapi, makanan ini berharga, terutama bagiku yang pernah kelaparan di jalanan.”
101.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai ketika tidak dihargai
Baca
+Pustaka
Ditolak Keluarga Polisi, Dinikahi Putra Gubernur

Ditolak Keluarga Polisi, Dinikahi Putra Gubernur

"Kamu tahu ini apa?" "Anak kecil juga tahu kalau itu uang, Bapak." "Bukan. Ini harga diri." Celine terdiam. Enggak paham. “Maksud, Bapak...?” "Apa itu artinya kalau kita tidak punya uang kita tidak akan dihargai orang lain?” Celine merenung. “Ya, memang betul. Kalau kita punya uang kita pasti dihargai kan?"
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 362 kali sebagai ketika tidak dihargai
Baca
+Pustaka
Menyulam Asa di Dua Hati

Menyulam Asa di Dua Hati

Meski dalam situasi yang berbeda, keduanya sama-sama merasa tidak dihargai oleh pasangan masing-masing. “Aku rasa kita sama, Arjuna,” kata Indy, suaranya hampir tak terdengar. “Aku merasa begitu diabaikan, dihargai hanya ketika aku berhasil memenuhi harapan orang lain. Tidak ada ruang untuk menjadi diri sendiri.”
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai ketika tidak dihargai
Baca
+Pustaka
Ibu Terluka, Ibu Juga yang Menjaga

Ibu Terluka, Ibu Juga yang Menjaga

“Itulah hidup, Sayang. Apa yang kita harapkan dan yang dilihat belum tentu itu yang sebenarnya. Lebih baik utamakan diri sendiri, jangan membuang energi memikirkan hal yang tidak perlu.” “Kadang Alya merasa kok begini. Saat Alya menjadi bintang kelas, semuanya mengaku teman Alya.” Aku menuang teh dari teko mengisi cangkirnya yang kosong dan menyodorkannya. Alya meneguk kemudian menunjukkan senyuman. “Sayang. Kalau kita merasa tidak dihargai apalagi dipentingkan, itu pertanda kita di tempat yang salah. Bukan berarti kita tidak ada harganya.”
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai ketika tidak dihargai
Baca
+Pustaka
Mendadak Dijodohkan dengan Mantan

Mendadak Dijodohkan dengan Mantan

Nayra tidak perlu menghargai perasaan orang yang tidak menghargainya. ********
102.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai ketika tidak dihargai
Baca
+Pustaka
Dipaksa Akrab dengan istrinya

Dipaksa Akrab dengan istrinya

"Mulai sekarang Aku tidak mau selalu memberikan jasa untuk membantu orang lain sebelum aku mendapatkan pembayaran yang sepadan dengan itu, agar aku tidak rugi." "Kenapa jatuhnya kok malah jadi perhitungan ya, Um?" "Apapun sebutannya, aku tak peduli, mulai sekarang aku ingin diriku dihargai, dan aku harus memulainya dari diri sendiri." "Apanya yang salah sebenarnya selama ini Bukankah kamu sangat dihargai?"
9.833.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai ketika tidak dihargai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status