Embun Cinta
“Heh, Parjo, raja melakukan itu semua untuk kepentingan keluarganya, untuk kepentingan dirinya sendiri! Bukankah keturunan mereka semakin banyak dan tentu membutuhkan kursi jabatan semua? Gitu saja, kok, repot! Kita jangan ambil pusing soal itu!”
Parjo mengelak lagi. “Habis mulutmu kalau sampai ada prajurit yang kebetulan lewat!” katanya menakut-nakuti. “Raja kita itu orangnya bijak! Tidak semua orang bisa menjadi raja!”
“Orang dia anak raja, selanjutnya juga menjadi raja keturunan!” orang di seberang meja mengelak lagi.