Kehilangan Batu, Mendapat Permata
Saat itulah cinta mulai tumbuh tanpa peringatan, berakar di hatiku, bertunas, dan terus membesar.
Sejak itu, aku mencari tahu informasi tentangnya. Dia adalah Tuan Muda Keluarga Gotama. Orang tuanya sangat menyayanginya, dia satu-satunya anak laki-laki di keluarganya.
Aku mulai mengejarnya tanpa henti. Dia sepertinya tidak terlalu menyukaiku, tetapi juga tidak membenciku.
Hingga suatu hari, dia bilang suka kue dari sebuah toko kue. Aku membelinya dan menunggu di depan rumahnya setengah hari sampai kehujanan. Setelah pulang, aku langsung demam tinggi.