Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pemalas Penantang Dewi

Pemalas Penantang Dewi

“Ini membuatku sangat kesal saat ingat wajah manusia rendahan itu yang berani menghinaku yang merupakan sosok mulia dan agung ini, aku tidak bisa tenang selama dia masih hidup.” “Aku akan terus mengawasi lembah Neraka dan akan menggunakan otoritasku sebagai Dewi untuk mengaktifkan kutukannya hingga dia mati, hahahahaha,” Dewi Aria tertawa gembira saat membayangkan bagaimana kematian yang Ken alami saat rencananya berhasil. ***
105.4K viewsCompletedAdded to Library 179 Times as kho ping hoo dewi maut
Read
+Library
Sang Dewa Perang Terkuat

Sang Dewa Perang Terkuat

ucap Gilar. William Mackenzie pun hanya mengulas sebuah senyum tipis. "Aku tidak sebaik itu, dulu bahkan aku mendapat julukan Dewa Maut." Mata Gilar melebar dengan sempurna. "Kenapa bisa begitu?" Tentu saja, semua tahu bagaimana reputasi seorang William Mackenzie di zaman dulu. Seorang dewa perang dengan julukan "Dewa Maut" karena setiap kali dia menargetkan musuh, maka orang itu pasti akan terbunuh di tangannya.
9.6187.9K viewsCompletedAdded to Library 5.5K Times as kho ping hoo dewi maut
Show Reviews (20)
Read
+Library
Zila Aicha
Halo, good readers. Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Terima kasih sudah membaca dan menunggu update dari novel ini. Mohon maaf, malam ini saya belum bisa update. -_- Tapi, jangan khawatir besok saya update lebih banyak bab. Sampai ketemu besok yah. ^_^
Anton Tan Acong
gimana mau naik ratingnya dan bersaing klo update aja suka2 hati gini thor. liat aja sendiri novelnya udah cukup lama tapi nilainya sampai saat ini blm dpt rating novelnya itu dikarenakan pembaca malas kasih rating dan gems dikarenakan updatenya tidak sesusai dengan keinginan pembaca
Read All Reviews
Sang Pewaris

Sang Pewaris

Aku melongok ke dalam, mungkinkah ibu sudah pulang? Memikirkan hal itu, hatiku jadi berdebar gembira. Aku langsung masuk dengan penuh semangat, tapi hanya mendapati Wak Samsul dan istrinya, Wak Marni di sana. Mereka beres-beres dan menggelar tikar di ruang tengah. Lalu beberapa orang tetangga datang, masih membawa barang dan perlengkapan seperti saat hajatan di rumah Paman Dulah.
9.643.3K viewsOngoingAdded to Library 910 Times as kho ping hoo dewi maut
Read
+Library
Suami Pelitku Menyesal Setelah Berpisah Denganku

Suami Pelitku Menyesal Setelah Berpisah Denganku

Aku memasukkan nasi ke dalam daun pisang, dan memasukan kerupuk ke dalam plastik. "Yu, istri kamu orang mana?namanya siapa? " ucapku "Orang sunda juga, namanya Dewi, kamu pasti kenal," ucapnya "Dewi? Dewi mana ya? yang namanya Dewi temenku kan banyak, yang mana? ucapku penasaran. "Dewi SD lah...," jawab Wahyu. "Tapi Dewi udah meninggal," imbuhnya lagi. "Ya Allah... Dewi Eka ya? Innalillahi ga sangka ya Eka..." ucapku kaget seraya menghentikan pekerjaanku sejenak.
1022.9K viewsCompletedAdded to Library 893 Times as kho ping hoo dewi maut
Read
+Library
Pangeran Pengangguran Mendadak Menjadi Detektif

Pangeran Pengangguran Mendadak Menjadi Detektif

Baili Zhiyu, Dewa Kematian Kuliner, telah datang lagi. Lu Chonghai, pemilik kedai, nyaris pingsan saat melihat siluet elegan Zhiyu memasuki pintu utama. Tangannya gemetar saat menyeka keringat di jidat, sementara matanya berkilat panik.
9.72.1K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as kho ping hoo dewi maut
Read
+Library
Tiongkun Tan Choa Hok

Tiongkun Tan Choa Hok

Wangi yang familiar—tapi dia gak tahu dari mana. Kheng Hoe (Wijayakusuma). Bunga sakti. Konon bisa memulihkan inti emas seorang kultivator. Choa Hok menoleh. Ah Pa Kwee berdiri di ambang pintu, tangannya memegang setangkai bunga putih—putih bersih, kelopaknya lebar, wangi semerbak. “Siau Heng,” kata Ah Pa Kwee pelan. “Tidur dulu.”
357 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as kho ping hoo dewi maut
Read
+Library
Elmaut Berwajah Merah

Elmaut Berwajah Merah

“Tidak peduli kau Dewi berbaju putih, hitam atau merah, kau harus mati karena telah membunuh prajurit Tayli,” Lie Hwa berkata dengan raut wajah penuh nafsu membunuh. “Kurang ajar! Anak masih ingusan berani memaki, kau ingin mati dengan cara apa? Tanya Ban Tok Kui Bo dengan nada gusar sambil melotot ke arah Lie Hwa.
1014.5K viewsOngoingAdded to Library 434 Times as kho ping hoo dewi maut
Read
+Library
Dewi Ambigu

Dewi Ambigu

Kemudian pandanganya, menatap mereka semua. “Mohon ampun Tuan, akan tetapi kami menemukan kecurangan di desa ini,” ucap Wagu kemudian. “Kecurangan seperti apa yang kalian maksud?” “Dewi Ambigu dan neneknya mencari pesugihan, tadi pagi kedapatan menemui nyai Silanggeni,” ucap Wagu mengadu.
105.2K viewsOngoingAdded to Library 202 Times as kho ping hoo dewi maut
Read
+Library
Kehidupan Kedua Pewaris Giok Hitam

Kehidupan Kedua Pewaris Giok Hitam

Alam kematian 1000 tahun setelah kematian Hou Yi. "De-dewi Lanun, tolong hentikan melodi yang kamu mainkan!" Di alam kematian, seorang bidadari tengah memainkan kecapinya. Tubuh Hou Yi bergetar hebat ketika mengetahui siapa yang ada di depannya. Ia adalah Dewi Lanun, wanita abadi yang memiliki sifat pemalu. Dewi Lanun meneteskan air mata darah sambil terus memainkan melodi tersebut.
104.0K viewsOn holdAdded to Library 124 Times as kho ping hoo dewi maut
Read
+Library
Dewa Naga Hitam

Dewa Naga Hitam

Tepat pada saat ini, suara tua namun bermartabat terdengar. "Master Paviliun!" Zhang Han dan pria kekar lainnya menyapa dengan hormat. "Bangun!" Master Paviliun berteriak pada Zhang Han, "Kamu percaya kata kata sampah? Bagaimana dia bisa menyelamatkanmu? Bodoh!" Orang yang datang adalah Master Paviliun, Yu Wanxiong. Dia adalah seorang lelaki tua dan seorang Alkemis Tingkat 1. "Pelayan Zhang, bocah ini pasti sedang mempermainkanmu!"
104.7K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as kho ping hoo dewi maut
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status