Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dilepas Manajer, Didekap CEO Kaya

Dilepas Manajer, Didekap CEO Kaya

Wira pun tidak tahu akan itu karena ini pertama kali dia merasakannya. “Bisa ambilkan aku kopi, Riana?” Wira menutup hidungnya sebentar, berharap aroma Riana berkurang walau sedikit saja. “Kopi hitam?” tanya Riana. “Iya, kopi hitam dengan sedikit gula,”
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai kira kira kopi
Baca
+Pustaka
Pengorbanan Dibalas Pengkhinatan Cinta

Pengorbanan Dibalas Pengkhinatan Cinta

Kyra menatapnya dan berkata sembari mencibir, "Lantas, untuk apa kamu diam-diam mengajakku kemari, memberikanku cek, dan memintaku pergi? Apa kamu jadi bodoh karena punya terlalu banyak uang?" Ketika Kyra mengambil tasnya, tatapannya tertuju pada secangkir kopi. Masih ada uap panas yang membubung dari kopi itu. Dia meraih cangkir kopi itu, lalu berjalan ke arah Irish. Irish mengira Kyra mau minum kopi, jadi dia tidak memedulikannya. Tiba-tiba, secangkir kopi dituangkan di atas kepalanya. Rambut dan riasannya menjadi kotor terkena kopi. Penampilannya begitu berantakan.
9.1231.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai kira kira kopi
Tampilkan Ulasan (85)
Baca
+Pustaka
Kikan Hapsari
Setelah sekian lama akhirnya baca lagi nih novel dengan perubahan alur yang makin seru (soalnya sekarang giliran karma buat Deven, jujurly senang banget akutu liat Deven tersiksa ...). Etatapiii napa TAMAT sih, kan si beruk Okto dan si kutil badak Irish belum dapat karma. Mungkin ada season ke 2 nih.
rania
kalau gak ada hilal terbongkarnya busuknya Oktober dan irish. gw bacanya sampai sini aja. mau hapus aplikasi nya. mengecewakan kayak sinetron gak ada ujungnya ni alur cerita. gw nonton sinetron aja ga suka aplagi baca drama yg bertele² kayak gini. melelahkan dg alurnya yg ga pernah maju majunya......
Baca Semua Ulasan
Pemikat Hati Sang CEO

Pemikat Hati Sang CEO

Percikan air hujan membasahi jalan setapak menuju sebuah cafe bergaya klasik. Aroma kopi menguar dari dalam cafe, menajdi pemikat bagi pecinta kopi untuk singgah dan mengecap kenikmatan dari kopi racikan sang barista. Ketika kalian menyesap pahitnya kopi yang dihidangkan barista yang bernama Keysa, kalian akan terpedaya dan sulit untuk melupakan rasa yang Keysa berikan. Secangkir kopi yang Keysa hidangkan akan membuat kalian terbawa ke dalam jerat swarnadwipa milik Keysa.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai kira kira kopi
Baca
+Pustaka
Two Sides Of KIRANA

Two Sides Of KIRANA

10 – Selesai Observasi, Nongkrong Sebentar Di meja luar sebuah coffee shop kecil, Ares meletakkan dua gelas kopi—satu hitam pekat, satu latte. “Ini gue pesenin yang kayak kemarin. Tebakan gue masih benar gak?” Kirana menatapnya cepat. “Masih. Tapi... lo gak bosen nyoba terus ya?” “Kenapa harus bosen?” Ares mengangkat bahu. “Gue suka proses. Termasuk kenal orang.”
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai kira kira kopi
Baca
+Pustaka
Ku Kira Kau Rumah

Ku Kira Kau Rumah

Jawab angga dengan lirih Angga terlalu cemburu, dirinya sangat mencintai alina. Angga akui, bram adalah sosok yang di dambakan banyak wanita. Lemah lembut, penyayang dan yang paling penting bram belum pernah mendapatkan lebel buruk seperti dirinya di mata alina.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai kira kira kopi
Baca
+Pustaka
Menikahi Pangeran Es

Menikahi Pangeran Es

“Eh?” Perut Mira mencelos, hari ini ia benar-benar lupa membeli kopi untuk Genta. Matilah dia! Genta sangat pemilih dalam jenis kopi yang ia minum, bahkan berbulan-bulan bekerja bersama pria itu, Mira belum juga tahu apa yang benar-benar Genta suka. Mira tak sempat bertemu dengan mantan asisten Genta tak heran hingga kini ia selalu menebak-nebak hal wajib dan terlarang bagi Genta. “Tunggu sebentar, aku—“
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 248 kali sebagai kira kira kopi
Baca
+Pustaka
Dokter, Sentuh Aku Lagi

Dokter, Sentuh Aku Lagi

“Aku bawa pasukan penenang jiwa buat kamu, lhoo!” Avrisha terkejut, tapi senyum tipis langsung muncul. “Keira, dari mana aja? Katanya cuma mau beli kopi?” “Ya, tadinya mau kopi. Tapi aku liat gerai es krim, langsung keinget kamu. Jadi aku beli semua rasa yang kamu suka, ada vanilla almond, cookies & cream, sama satu rasa baru katanya limited edition, honey pistachio,” ucap Keira cepat, membuka kotak-kotaknya di atas meja kecil.
1021.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 715 kali sebagai kira kira kopi
Baca
+Pustaka
Istri Berdosa si Bos Paranoid

Istri Berdosa si Bos Paranoid

Billy menyodorkan menu pada Michael dan Irene sambil berkata, "Coba kalian lihat, mau pesan apa?" "Kopi di sini lumayan enak." Layaknya seorang pembawa acara, Lidya berkata, "Biji kopi di sini pilihan pemilik tokonya, yang paling terkenal yaitu biji kopi Kona. Sekarang, biji kopi Kona sudah makin jarang ada. Bukankah sebelumnya kamu lumayan suka minum kopi? Mau coba segelas kopi Kona, nggak?" Irene menunduk dan menjawab, "Nggak perlu, aku minum teh susu saja."
1049.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai kira kira kopi
Baca
+Pustaka
Terima Jasa Sewa Sebagai Istri

Terima Jasa Sewa Sebagai Istri

Lumi baru saja duduk ketika Kira sudah lebih dulu berada di sana. Ia mengenakan kemeja kerja, lengan bajunya digulung sedikit. Di depannya ada laptop yang terbuka dan secangkir kopi hitam yang hampir habis. Begitu Lumi duduk, Kira mengangkat pandangannya sebentar. “Duduk.” Nada suaranya datar seperti biasa. Lumi sebenarnya sudah duduk, tapi tetap mengangguk kecil.
450 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai kira kira kopi
Baca
+Pustaka
MENIKAH DENGAN SULTAN

MENIKAH DENGAN SULTAN

Lalu meminta Rinai membuat kopi hitam untuknya. “Kopi hitamnya tanpa gula, ya!” Wira duduk sambil menikmati rasa gurih dari rempeyek. Wangi daun limau berpadu dengan krispi membuat dirinya ketagihan. Selain berjualan rempeyek, Rinai juga menyediakan kopi dan air mineral di sana. Sesekali suka ada yang mampir membeli kopi. Rinai mengangguk, dengan cekatan dia membuatkan kopi pada gelas kecil untuk Wira. Pemulung tampan yang sudah jadi langganan rempeyeknya.
9.9259.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.3K kali sebagai kira kira kopi
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
Novan Sulistiawan
Sangat bagus, menginspirasi dan banyak sekali pesan pesan moralnya. Ceritanya nggak bertele-tele dan Semoga kedepannya author makin sukses dengan kisah2 positif lainnya. Terimakasih banyak atas karya nya ...
Mang Tarja
ceritanya seru dan menarik.. saya suka dgn alur cerita yg tidak monoton terutama bisa buat jantung kaya naik roller coster terimakasih sudah mengisi waktu luang saya dgn cerita sebagus ini saya ikuti terus cerita2 yg lain dari author ini sampai selesai.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status