Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kukira Dia Cinta, Ternyata Pemberi Luka

Kukira Dia Cinta, Ternyata Pemberi Luka

Aku tidak perlu mendengar jelas untuk tahu apa yang sedang dibicarakan. Tak lama kemudian, Bibi Ira menarik lenganku sambil tersenyum lebar dan berkata, "Nisa, kapan kamu pulang? Kenapa nggak pernah dengar Riko mengungkitnya? Lagi pula, sejak kapan kalian punya anak?" "Kudengar, kamu baru pulang dari studi lanjutan di luar negeri dan sekarang akan dipromosikan jadi dokter kepala di rumah sakit pusat, ya? Wah, kariermu benaran sukses, ya."
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai kira kira kopi
Baca
+Pustaka
Yang Kukira Cinta, Ternyata Belum Tentu Setia

Yang Kukira Cinta, Ternyata Belum Tentu Setia

Kemudian, mereka secara alami mulai merawatnya sementara di kedai kopi milik Emma. Meski memakai pelindung leher setelah operasi, kucing itu tetap makan dengan lahap. Warna bulu kucing itu sedikit kecokelatan, sehingga mereka menamainya "Milo". Sejak hari itu juga, Carlos seolah menempel pada Emma dan tokonya. Bahkan sebelum buka, Carlos sudah menunggu di depan dan baru pergi dengan enggan saat toko tutup. Kedai kopi itu pun, semakin ramai karena Carlos dan Milo. Emma yang awalnya ingin menjalani hidup santai, malah setiap hari sibuk tanpa henti.
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai kira kira kopi
Baca
+Pustaka
Kukira Cinta, Ternyata Hanya Kepura-puraan Semata

Kukira Cinta, Ternyata Hanya Kepura-puraan Semata

Saat dia hendak meninggalkan rumah sakit untuk pulang melihatku, seorang kurir tiba-tiba datang dan terburu-buru menyerahkan sebuah amplop dokumen kepadanya. "Pak Hugo, paket kilat Bapak!" Hugo tertegun sejenak. "Dari siapa?" Kurir itu melihat nama pengirim, lalu berkata, "Nama pengirimnya ... Yuni." Mendengar namaku, Hugo merobek amplop itu dengan panik. Di dalamnya adalah sebuah berkas penyelidikan ....
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai kira kira kopi
Baca
+Pustaka
Suamiku Duda Bisu

Suamiku Duda Bisu

“Aku Niro. Barista di kafe ini.” Jabat tangan Kinara terasa kuat namun hangat. Dari situ saja Niro bisa membaca sedikit karakternya. Ia percaya diri, mandiri, dan terbiasa menghadapi tekanan. Mungkin karena profesinya sebagai dokter kandungan. Atau mungkin karena memang seperti itulah dia. “Apa kamu punya rekomendasi minuman?” tanya Kinara. “Kamu suka kopi?”
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai kira kira kopi
Baca
+Pustaka
Terperangkap Jadi Ibu Susu Bayi Presdir

Terperangkap Jadi Ibu Susu Bayi Presdir

tanya Kristian melihat Amira yang berada di dapur. “Ya.” Amira tersenyum. “Syukurlah.” Kristian memperhatikan Amira yang sedang membuatkan kopi. “Apak amu mau kopi?” tanya Amira. “Apa boleh?” Kristian balik bertanya. “Tentu saja. Kamu suka kopi hitam racikan atau kopi saset dengan Paduan rasa campuran?” Amira memegang bungkusan kopi dan juga menujukkan toples berisi tepung kopi asli.
9.9590.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.4K kali sebagai kira kira kopi
Tampilkan Ulasan (38)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, Dan ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Baca Semua Ulasan
Krim Cupcake Penuh Cinta

Krim Cupcake Penuh Cinta

Begitupula dengan Sandrio yang langsung mengarahkan pandangan mata kepada pegawainya. "Saya sudah mengatakan kepada koki untuk membuat dua varian rasa krim yang terbatas itu. Masing-masing mangga dan raspberi untuk Miss Nala," kata pelayan toko. "Lalu di mana sekarang cupcakenya?" tanya Sandrio. "Sebentar lagi akan selesai. Mari tunggu saja," balas pelayan toko.
639 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai kira kira kopi
Baca
+Pustaka
Dear Dirga

Dear Dirga

“Karena emang ganggu.” Dirga terkekeh. “Tuh, kan.” Tiba-tiba Dewa datang membawa dua cangkir kopi yang mengepul harum, lalu duduk di tengah-tengah mereka. “Gue gak mau ganggu momen kalian yang manis-manis ini, tapi kopi ini harus dicoba. Arabika Sulawesi—langka.” “Thanks, Dew,” ucap Dirga sambil mengambil satu cangkir dan memberikannya ke Naykilla lebih dulu.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai kira kira kopi
Baca
+Pustaka
Gelora Cinta Pria Arogan

Gelora Cinta Pria Arogan

Dia mengemudikan mobil itu dan berhenti di depan sebuah kafe yang terkenal dengan kopinya. Brama mengerutkan kening. “Ini pertama kali kamu menemui Kiara ke lokasinya, masa mau tangan kosong! Malulah! Sebentar.” Brama hanya diam tapi tidak melarangnya. Tidak lama kemudian Andre datang bersama pegawai tempat itu membawa tiga puluh cup kopi dan beberapa minuman lain. Semuanya diletakkan di belakang. “Jangan lupa direimburse! Habisnya segitu!” Dia meletakkan nota belanja itu di depan Brama.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai kira kira kopi
Baca
+Pustaka
Mas, Ayo Bercerai!

Mas, Ayo Bercerai!

Ia harus membawa Zola kembali demi Kirana dan demi dirinya sendiri, ia mengakui itu dalam hati. Di kafe kelima, sebuah tempat yang lebih modern dengan nama "Kopi Senja", Haidar melangkah masuk. Interiornya hangat, dengan sentuhan kayu dan pencahayaan temaram. Aroma kopi arabika yang lembut dan wangi, kue-kue manis menyeruak, menciptakan suasana yang nyaman. Di balik meja kasir, seorang wanita paruh baya tersenyum menyambutnya.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai kira kira kopi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status