CINTAKU TERGADAI
Handphone ku terus berdering, ya memang dari Jovan, meski aku ingin sekali menjawabnya, tetapi aku juga ingin membuatnya menyadari bahwa dia butuh aku juga.
Ku utak-atik F******k ku, ku lihat kontak pertemanan ku, dan aku tidak menyangka, jika aku berteman dengan teman Jovan, langsung aja aku mulai salam perkenalan.
'Hai, aku lihat kamu sedang on, dan aku kesepian, jadi aku chat kamu, maaf jika mengganggu.'
Tidak perlu waktu lama, chat dari ku langsung di balas.
'Hai, tidak apa-apa, aku juga lagi santai, dosenku hari ini tidak masuk.'
Sikat na Kabanata