Bujang Lapuk ( Malam Pertama dengan Om Perkasa )
Bujang terkekeh, rasanya, semakin bertambah anak, semakin bertambah kebahagiaan di hatinya, semakin dia mencintai wanita yang bernama Keke itu.
"Mungkin untuk tiga tahun ini kita istirahat dulu, mana tau setelah itu kau ingin lagi punya anak."
Keke tak mengacuhkan ucapan Bujang. Dia memejamkan matanya, pura-pura tidur.
***
Empat puluh hari telah berlalu bagi Liyan dan teman-temannya. Mereka dilepas secara resmi di kantor camat. Sebagian dari mereka merasa rindu akan kegiatan kampus yang menyenangkan, sebagian lagi merasa sedih berpisah dengan orang-orang yang mereka kenal selama KKN. Yang sudah mereka anggap bagaikan keluarga.