Pengantin Pengganti Yang Dibenci
"Demam tingginya akan segera turun dengan kompres air hangat. Saya akan meresepkan beberapa obat untuk meredakan nyeri dan mualnya. Dalam dua atau tiga hari, jika makan teratur dan istirahat cukup, dia akan kembali bugar."
Lavina mengembuskan napas lega. "Syukurlah. Lily, ambil resep ini dan minta salah satu pengawal untuk segera menembusnya di apotek terdekat. Dan tolong ambilkan baskom berisi air hangat dan handuk kecil untuk mengompres Alice."
Lily segera melaksanakan perintah tersebut, mengantar Dokter Pram keluar sekalian menyerahkan resep kepada penjaga di lobi depan. Kini, ruangan itu kembali sunyi, hanya ada Lavina dan Alice.