Suamiku Jadul
Semua mata mengarah ke suami, aku juga ikut melihat suamiku itu, bagaimana dia bisa bicara begitu, sedangkan rumah kami saja masih ngontrak, beli HP saja dia tak mampu?
"Bang?" kataku pada suami lebih tepatnya bertanya, ingin melihat kesungguhan.
"Iya, aku bayar semua," kata suami, nada suaranya kedengeran yakin sekali.
Ayah menutup pembicaraan dengan mengucapkan "Alhamdulillah" lalu beliau masuk kee kamarnya.
"Aku yakin Ayah prank ini," kata adik bungsuku.
"Kok kau bilang gitu?"