Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KAKAK, I LOVE YOU

KAKAK, I LOVE YOU

Kau datang dan jantungku berdegup kencang Kau buatku terbang melayang Tiada kusangka getaran ini ada Saat jumpa yang pertama Mataku tak dapat terlepas darimu Perhatikan setiap tingkahmu Tertawa pada setiap candamu Saat jumpa yang pertama Could it be love, could it be love Could it be, could it be, could it be love Could it be love, could it be love Could this be something that I never had Could it be love
1011.2K viewsCompletedAdded to Library 357 Times as koto no ha
Read
+Library
Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga #Tetangga_tak_tahu_kami_kaya Pov Bu Bondan 2 Begitu mereka pindah yang pertama aku tergiur adalah koleksi bunga si Yanti. Halamannya yang luas ditumbuhi beragam bunga. Apalagi ada beberapa keladi yang lagi booming. Kucoba meminta secara baik-baik. Si Yanti justru tak mau memberikan. Dasar pelit, sudah mau ditinggal pun tak dikasih juga.
1041.9K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as koto no ha
Read
+Library
Anara

Anara

[Sayang] disertai emot love dan cium. [Ya] balas Anara. [Irit amat hurufnya, yank!] emot menutup mulut tertawa. [Kangen.] emot love berbaris dan wajah menangis. [Aku juga] emot love sebiji. [Aku tunggu di club, malam ini.] emot cium. [Oke!]
9.93.0K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as koto no ha
Read
+Library
Nasi Kotak

Nasi Kotak

"Benar 'kan. Kamu pikir aku bohong?" "Saya minta maaf atas kesalahan Dila, tapi dia tidak sengaja." "Enak saja minta maaf. Ganti, dong! Mug ini souvenir ulang tahun Sakha. Ini mug mahal. Memangnya kamu punya duit buat ganti? Bikin nasi kotak saja tidak mampu." "Astaghfirullah. Jangan bilang seperti itu, Bu Atik. Kami memang orang tidak punya, tapi kami tetap berusaha membuat nasi kotak." Emak ikut bicara.
1016.3K viewsCompletedAdded to Library 407 Times as koto no ha
Read
+Library
Kita dan Cerita

Kita dan Cerita

Syukurlah ternyata itu memang benar kakaknya, bukan maling atau utusan yang lain. “Lah ini masih berdiri disini, berarti kan belum tidur” jawab Raina. “Ya maksudnya kenapa belum tidur jam segini? Besok kan sekolah” Kevin melepas jaket yang dipakainya. “Nungguin kakak, lagian pulang jam segini kaya kalong aja” Raina menunjuk jam dinding yang saat ini sudah menunjukkan pukul setengah duabelas malam.
18.9K viewsOngoingAdded to Library 435 Times as koto no ha
Read
+Library
From Kyoto With Love

From Kyoto With Love

Kepalaku pening! Kami berada di bus, melaju menuju Kamiyama, sebuah kota kecil di Prefektur Tokushima, di Pulau Shikoku. Ojisan menyebutnya surga di selatan Jepang. Entah semenarik apa kota kecil tersebut. Kupikir adakah tempat yang bisa menyangingi keindahan Arashiyama? Jika ada, aku bertaruh untuk makan ramen dengan sepuluh sendok cabai!
102.5K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as koto no ha
Read
+Library
STARMOON

STARMOON

Beranjak dari ranjang putih, kini Adera menyisir rambut coklat panjangnya dan memainkan rambutnya, seraya sepasang mata berbinar menatap bulan yang dikira merindukan matahari, kenapa bulan dan matahari tidak bisa Bersama, dan selalu saja bulan datang saat matahari tenggelam, karena kepercayaan kami warga Moskwa bahwa kebersamaan bulan dan matahari adalah bencana zatmeniye. Sepanjang malam yang Panjang Devushka V Kletke itu menatap keluar jendela, berharap ada seseorang membawanya keluar dari Menara dan mengajaknya keliling dunia tanpa larangan Koroleva yang terus menahan keberadaanya. Ia kini mulai murung dan menitihkan air mata, ingin rasanya menangis di depan Ser Punn dan menyatakan kekes
103.2K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as koto no ha
Read
+Library
Kita Tidak Berjodoh

Kita Tidak Berjodoh

Chandra mengajak Dania makan malam di sebuah kafe di daerah Dago Atas. Chandra sudah melakukan reservasi meja dengan dekorasi yang romantis untuk pasangan di kafe tersebut. Meja yang dihiasi bunga mawar merah berbentuk hati di tengah meja dilengkapi lilin hias, menambah suasana semakin hangat untuk pasangan yang tengah dimabuk asmara.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as koto no ha
Read
+Library
Koma

Koma

Rimba berusaha menenangkan Gina. "Oh, ok sorry," sesal cewek dengan rambut panjang yang dibiarkan tergerai itu. "Lo emangnya gak tahu siapa si Oja?" "Namanya Seroja bukan Oja," protes Rimba. "Iya, itu tuh nama panggilanya." "Unik banget sih." "Jadi, lo beneran gak tahu si Oja?" Rimba hanya menggeleng sambil memasukan sesendok soto ke mulutnya.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as koto no ha
Read
+Library
Yang Ternoda

Yang Ternoda

Sinta membelai lembut rambut Zafira yang terlihat terurai panjang setelah gadis itu melepaskan jilbabnya. “Astaghfirullahaladzim, jangan bersuudzon pada Allah, Nak. Allah adalah sebaik-baiknya perencana. Dan Allah tidak pernah mengingkari apa yang sudah dijanjikan-Nya. Jodoh adalah cerminan diri kita sekaligus juga pelengkap diri kita. Jangan takabur menganggap diri kita lebih baik dari orang lain, Nak. Kita semua hanya manusia yang setiap hari berlumur dosa.”
1060.5K viewsOngoingAdded to Library 2.2K Times as koto no ha
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status