Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia
Judul-judul sinis bertebaran lewat pena para seniman, budayawan, penulis, hingga sineas:
“Apakah Film-Film Bumi Benar-Benar Orisinal?”
“Sang Sutradara Visioner, Ternyata Sekadar Penjiplak?”
“Novel Bumi Hanya Jiplakan dari Bumi yang Lain.”
Tari membuka satu per satu, dan dadanya kian terasa sesak. Ia melihat nama-nama kritikus yang dulu pernah berdiri paling depan, bertepuk tangan saat novel Bumi diterjemahkan ke berbagai bahasa dan terbit di banyak negara. Kini, orang-orang yang sama menulis esai panjang, seolah-olah baru saja menemukan kebusukan yang selama ini disembunyikan.
ตอนยอดนิยม