Kutukan Wasiat Kakek
Motornya oleng, roda belakang selip di atas kerikil, dan tubuhnya terhempas ke pinggir jalan.
“Argh ...!” Alya memekik, tubuhnya terbanting keras ke aspal kasar. Rasa nyeri menjalar di lutut dan sikunya yang tergores.
Ia mendongak perlahan, mencari kucing hitam tadi. Namun, jalanan kosong. Hanya angin yang terdengar menderu di telinganya.
Dari sudut matanya, ia menangkap gerakan kecil. Di sana, di bawah bayangan pohon besar, kucing hitam itu berdiri mematung, memandangnya dengan mata kuning menyala.
Sikat na Kabanata