Reinkarnasi ke Zaman Ajaib
"Selamat, Pak Yudha. Istrimu sudah mengandung selama dua bulan. Sepertinya dalam beberapa hari ke depan, dia akan segera bertelur."
Aku masih tenang saat mendengar bagian awal kalimat itu. Namun, aku langsung melongo saat mendengar bagian akhirnya.
"Bukan melahirkan anak? Tapi bertelur?"
Yudha tersenyum sambil mengelus kepalaku dan menjelaskan.
"Klan Ular berbeda dengan klan lainnya. Kami bertelur dulu, lalu menetaskannya menjadi anak."
Sejak tahu aku hamil, Yudha setiap hari mengejarku untuk memaksaku makan suplemen dan sama sekali tidak mengizinkanku melakukan pekerjaan apa pun.