Dokter, Sentuh Aku Lagi
"Kamu harus paham, kalau ada apa-apa, prioritas pasti ibu hamil. Di mana-mana begitu. Di angkutan umum aja, ada kursi prioritas. Bahkan ada aja yang pura-pura hamil demi dapet fasilitas itu. Itu artinya ibu hamil lebih penting, Sha."
Pria itu menghela napas berat, lantas melanjutkan, "Kamu tahu sendiri, kita berdua yang sepakat ajak Kirana. Dia udah berkorban buat kita, Sha. Dia mengandung anak kita, kamu pikir itu gampang? Harusnya kamu udah siap dari awal bahwa dia akan jadi prioritas."
Avrisha hanya mengangguk pelan. "Iya, iya. Aku ngerti."