Kutukan Wasiat Kakek
Ia merapatkan kedua telapak tangannya, mencoba mengumpulkan semua kekuatan yang tersisa di hatinya.
“Ya Allah,” ucapnya pelan, suaranya mulai bergetar, “hamba mohon perlindungan-Mu. Ampuni dosa-dosa keluargaku, ampuni dosa-dosaku. Hanya Engkau yang bisa membebaskanku dari semua ini.”
Narendra mengusap punggung Alya perlahan, mencoba memberinya ketenangan.
Setelah beberapa saat, ustadz itu mulai memimpin doa bersama, membaca ayat-ayat suci dengan lantang. Suaranya menggema di ruangan itu, menciptakan atmosfer yang sakral.
ตอนยอดนิยม