Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Legenda Dewa Pedang

Legenda Dewa Pedang

Getaran halus menjalar, menyampaikan sisa-sisa informasi yang tertinggal. “Jejakmu belum sepenuhnya hilang,” katanya lirih. “Gurun boleh menutupinya… tapi Qi tak pernah berdusta.” Namun sebelum ia bisa melanjutkan pelacakan lebih jauh, cahaya senja runtuh sepenuhnya. Malam turun cepat—terlalu cepat—seperti tirai hitam yang dijatuhkan tanpa peringatan.
1027.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 862 kali sebagai kunang kunang yang perlahan menghilang
Baca
+Pustaka
Dikhianati Mantan, Jatuh Pada Duda Tampan

Dikhianati Mantan, Jatuh Pada Duda Tampan

Satu per satu— semua mulai memudar. Bukan menghilang. Namun kembali ke tempatnya masing-masing. Hanum menutup matanya. Air matanya jatuh. Namun kali ini— ia tersenyum. Sosok ‘sebelum’ menghilang perlahan. Seolah tidak pernah benar-benar ada. Namun tetap meninggalkan jejak. Entitas itu— menatap sekali lagi. Lalu membiarkan dirinya… tidak mengetahui.
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai kunang kunang yang perlahan menghilang
Baca
+Pustaka
Pemilik Kitab Seribu Bayangan

Pemilik Kitab Seribu Bayangan

Bayangan itu berteriak, namun kini, kekuatannya semakin pudar, terhisap oleh cahaya yang tak terbendung. Sosok bayangan itu, yang sebelumnya tampak tak terkalahkan, kini mulai menghilang, tubuhnya perlahan-lahan meleleh menjadi asap kelabu yang menghilang ke udara. Sebuah jeritan terakhir terdengar dari dirinya, menggetarkan setiap sudut gunung, sebelum akhirnya lenyap.
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai kunang kunang yang perlahan menghilang
Baca
+Pustaka
Lelaki Penakluk Nona Muda

Lelaki Penakluk Nona Muda

Menorehkan goresan pilu. Aura keemasan yang semula memancar cerah dari indahnya janur kuning yang jatuh menjuntai dan berayun-ayun dibelai embusan angin perlahan tampak memudar, lalu menghilang tanpa jejak.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai kunang kunang yang perlahan menghilang
Baca
+Pustaka
PEREMPUAN MILIK MORETTI

PEREMPUAN MILIK MORETTI

Sepersekian detik. Lalu hilang.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai kunang kunang yang perlahan menghilang
Baca
+Pustaka
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Kembalinya Kalimat yang Hilang Langit meredup, bukan karena malam, tetapi karena naskah dunia sedang menyesuaikan struktur barunya. Angin membawa potongan-potongan kalimat yang tak pernah sempat selesai, menggulungnya menjadi bayangan yang bergerak seperti sosok-sosok samar. Di antara mereka, satu kalimat muncul lebih jelas dari yang lain: “Yang dihapus tidak pernah benar-benar hilang.”
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai kunang kunang yang perlahan menghilang
Baca
+Pustaka
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

“Kalau begitu… kita mulai sekarang.” Sosok itu mengangguk, lalu mengulurkan tangan ke arah retakan. “Jika kita terlambat…” katanya pelan, “…Bara hilang.” Cahaya merah mengembang, menghapus garis antara dunia dan sesuatu yang menunggu di belakangnya. Angin berhenti bergerak.
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai kunang kunang yang perlahan menghilang
Baca
+Pustaka
Kini Ku Hilang Selamanya

Kini Ku Hilang Selamanya

"Lionel, biar kuperjelas padamu. Di momen pertama kau mengkhianatiku, kita sudah selesai." "Aku nggak tahu bagaimana caramu menemukanku, tapi bukankah dengan aku menghapus identitasku dan menghilang dari muka bumi ini sudah cukup memberikanmu jawaban? Kalau kau masih belum paham, dengar kataku ini baik-baik. Aku nggak lagi mau berada dalam duniamu." Setelah mengatakan itu, aku menatapnya dingin, lalu berbalik untuk pergi.
9.273.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai kunang kunang yang perlahan menghilang
Baca
+Pustaka
Terbangun Di Dalam Tubuh Antagonis Pemalas

Terbangun Di Dalam Tubuh Antagonis Pemalas

Terus menatap bayangan hitam yang lambat laut hilang ditelan keramaian. Bersambung ....
380 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai kunang kunang yang perlahan menghilang
Baca
+Pustaka
KAMPUNG HALIMUN

KAMPUNG HALIMUN

Wussshhhh Tiba-tiba mereka menghilang dengan sangat cepat, dan hanya menyisakan suara cekikikan bersamaan dengan suara langkah kaki yang menyebar ke berbagai arah di antara kabut merah yang tebal itu, sehingga aku hanya melihat sebuah kabut kosong dengan suara tertawa yang menggema di sana. Ki ki ki ki Ki ki ki ki
9.631.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kunang kunang yang perlahan menghilang
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Joy Julia
Sepertinya mending selesaikan Warung Tengah Malam dulu Thor, sudah terlanjur seru, biar bs fokus satu per satu dulu. Kampung Halimun seru jg, tp blm panas. Bakal geregetan kalau disana masih bersambung, disini bersambung
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status