Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ROSES

ROSES

FRUSERR/FRNR00150
Kisah ini bermula saat seorang pengawal Kerajaan datang dengan membawa sebuah perintah langsung dari Raja, pria itu dengan tenang membaca semua isi surat yang menimbulkan banyak sekali kejutan bagi warga desa. Hingga ada salah satu dari masyarakat tersebut yang di beri titipan oleh pengawal Kerajaan untuk membagi info kepada seluruh warga desa. Nyonya Rain yang bertugas sebagai pembina di desa itu segera menginfokan kepada seluruh warga desa yang belum mengetahui hal itu, termasuk gadis manis yang kerap di sapa Varose. Gadis itu cukup terkejut setelah mendapati info dan berbagai bukti yang di berikan oleh wanita itu, ia hanya bisa menatap kelu lukisan di tangannya sebelum memasuki rumahnya dan meninggalkan Nyonya Rain yang sedang berteriak memanggilnya di luar rumah. Terdengar tidak sopan, tapi yang ia rasakan jauh dari kata tidak sopan, ia di bohongi oleh seorang lelaki yang ia anggap sederajat dengannya. Varose menatap pintu yang telah ia kunci rapat, bagaimana bisa semua ini terjadi? Di rumahnya, lelaki itu, lelaki yang belum lama ini ia selamatkan? Seakan tidak percaya dengan kejadian ini, langkahnya perlahan mundur, berharap jika ia bisa ikut mundur untuk tidak ikut campur urusan kerajaan. Kerajaan di daerah mereka terkenal dengan peraturan yang tidak dapat diganggu gugat dan tentu saja semua itu harus dilancarkan hukum. "Kau? Kau bukan bangsawan biasa, kan?!" tanya Varose dengan kumpulan peluh keluar dari dahinya. "Iya, aku pangeran yang hilang itu" Mulai saat itu, gembok Varose yang telah lama terkunci itu mulai terbuka. Ia hanya tidak menyangka saja bila yang membuka gembok itu adalah sang Pangeran. Tapi, kisah romansa beberapa hari itu tidak bertahan lama, karena sang Pangeran harus melanjutkan misi rahasia, yang bahkan gadis itu tidak mengetahuinya
102.6K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as kunci pintu harmonika
Read
+Library
DEKAPAN POSESIF PRIA DINGIN

DEKAPAN POSESIF PRIA DINGIN

Novel ini mengisahkan perjalanan Arrabela Castellano, seorang desainer perhiasan berbakat yang bercita-cita membuktikan kemampuannya sendiri tanpa bergantung pada nama keluarga. Awal mula pertemuan Arra dengan Ares Aquello – koordinator proyek dari perusahaan kolaborator cukup tidak menyenangkan, saat tanpa sengaja Arra menggores mobil mahal milik Ares dengan kunci sepeda motornya. Hal itu membuat Ares melihatnya sebagai gadis nakal yang tidak tahu diri, sementara Arra menganggap Ares sombong dan hanya peduli dengan kekayaan serta status.
539 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as kunci pintu harmonika
Read
+Library
Cinta Untuk Sang Pendosa

Cinta Untuk Sang Pendosa

Nicha seorang gadis arogan mendadak berubah menjadi pendiam dan tertutup, karena suatu hal yang mengerikan di masa lalunya. Dia tidak menyangka jika ia akan bertemu kembali dengan Gilang, seseorang yang menjadi kunci dari kejadian naas itu. Di ambang ketakutan yang menghantuinya kembali, kehadiran Gilang justru dapat merubah hidupnya kembali. "Mengapa harus ada korban untuk menyatukan dua insan?" tanya Nicha. "Ada yang bilang dia adalah penghalangnya, namun kupikir dia yang menyatukan kita," jawab Gilang.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 193 Times as kunci pintu harmonika
Read
+Library
Gapai Mimpi di Usia Senja

Gapai Mimpi di Usia Senja

Hari itu adalah perayaan ulang tahun Ryan ke-70 tahun. Aku baru pulang dari stasiun kereta api di tengah hujan lebat. Sesampainya di depan pintu rumah, aku menemukan pintu rumah terkunci. Ketika mendengar suaraku, tetangga seberang rumah berkata dengan ekspresi bingung, "Tante Elita, kenapa Tante pulang? Om Ryan hari ini menikah, dia dan istrinya sekarang masih menginap di hotel!" Aku tertegun. 'Menikah?' Aku cerai dengan Ryan sebulan lalu. Namun, Ryan memberitahuku bahwa sahamnya rugi banyak dan memiliki utang. Agar tidak memengaruhiku, dia menceraikanku tanpa pisah rumah. Dengan dalih menghindari penagih utang, putraku mengantarku ke rumah lama dan memintaku tinggal di sana selama satu bulan. Ternyata sekarang Ryan sudah menikah lagi?
7.7K viewsCompletedAdded to Library 253 Times as kunci pintu harmonika
Read
+Library
Sentuhan Malam Tante Tersayang

Sentuhan Malam Tante Tersayang

"Aldo, kamu punya film dewasa nggak? Malam ini aku kesepian banget sampai rasanya tersiksa." Tengah malam itu, tante mendorong pintu kamar tidurku. Dia mengenakan pakaian dalam seksi yang memamerkan lekuk tubuh padat dan kulit putih mulusnya. Aku yang sedang memakai stokingnya untuk memuaskan diri langsung kaget, lalu segera menutupi tubuh menggunakan selimut. "Tante, kok masuk nggak ketuk pintu dulu sih?" Wajahnya memerah. "Aku gatal nggak karuan, om kamu yang payah itu sama sekali nggak bisa muasin aku." "Cepat cariin aku beberapa film yang lebih merangsang, aku mau beresin sendiri." Aku meraba milikku yang sudah mengeras, lalu menjawab sambil terkekeh, "Gimana kalau aku aja yang bantu nyelesain?"
4.0K viewsCompletedAdded to Library 108 Times as kunci pintu harmonika
Read
+Library
Dia Menjadi Gila Setelah Mengurungku di Gudang Pendingin

Dia Menjadi Gila Setelah Mengurungku di Gudang Pendingin

Cinta pertama William Yuardi tidak sengaja terkunci dalam kantor. Demi menghukumku, dia mengurungku ke dalam gudang pendingin untuk mengintrospeksi diri. “Kamu juga harus rasakan penderitaan yang dialami Nelly. Dengan begitu, kamu baru bisa jera!” William hanya memberiku semangkuk air sebelum mengunciku di dalam. Namun, dia tidak tahu bahwa gudang pendingin yang sudah tidak dipakai ini tiba-tiba menyala setelah dia pergi. Aku yang kedinginan di dalam tidak berhenti meminta tolong. Baik di pintu maupun di dinding, terdapat bekas darah dari jariku. Tujuh hari kemudian, William ingin aku meminta maaf dan membuka pintu gudang pendingin ini. Namun, yang dia temukan hanyalah seonggok mayat yang sudah beku.
36.4K viewsCompletedAdded to Library 909 Times as kunci pintu harmonika
Read
+Library
Cinta Beda Usia

Cinta Beda Usia

Aku seorang janda. Malam itu, dalam keadaan setengah sadar, aku berniat pergi ke kamar mandi, tapi aku menemukan pintu kamar putraku yang berusia 18 tahun sedikit terbuka. Dari dalam, terdengar suara napas terengah-engah yang samar ….
21.7K viewsCompletedAdded to Library 543 Times as kunci pintu harmonika
Read
+Library
Siasat Cantik Sang Perawat

Siasat Cantik Sang Perawat

Saat menjalani pengangkatan kulit area khusus, aku tidak sengaja memamerkan bagian vitalku. Sejak itu, makin banyak perawat yang melirik ke arahku secara diam-diam. Namun, belum pernah ada yang seberani dia, mengetuk pintu bangsalku saat larut malam.
5.5K viewsCompletedAdded to Library 138 Times as kunci pintu harmonika
Read
+Library
Cinta yang Telah Menjadi Abu

Cinta yang Telah Menjadi Abu

Pada hari terjadi kebakaran di vila, suamiku mengunci pintu kamar demi menyelamatkan anjing poodle cinta pertamanya. Dari balik pintu, aku memegangi perutku yang hamil sambil memohon padanya untuk membuka pintu. Asap yang tebal membuatku kesulitan bernapas. Jerry mencibir dari balik pintu, "Anjing Andini juga punya nyawa! Kamu kan kuat. Meski hirup asap juga nggak akan mati! Jangan coba-coba pakai anak sebagai cara licik untuk rebut perhatian!" Kemudian, dia berbalik dan pergi bersama anjing itu. Dia juga sangat perhatian dan menutupi hidung anjing itu dengan handuk basah. Selama tiga tahun pernikahan, aku selalu merahasiakan identitasku dari Jerry. Aku berbohong bahwa bisnisku adalah mengurus jenazah, dan keluargaku sangat miskin. Sebab, aku takut membuatnya ketakutan setengah mati. Ayahku adalah kremator terkenal, ibuku adalah penata rias jenazah narapidana hukuman mati, sedangkan kakak laki-lakiku bahkan lebih ekstrem lagi. Hobi terbesarnya adalah mengumpulkan tulang manusia. Mereka memiliki koneksi di dunia legal dan ilegal. Saat api menjilat ujung rokku, aku mengirim pesan suara kepada keluargaku. "Ayah, Jerry bilang, dia mau rasakan apa arti sebenarnya dari 'nggak bisa mati'." Setelah pesan itu terkirim, nasib Jerry dan cinta pertamanya telah ditakdirkan untuk lebih hancur dari abu di krematorium.
4.0K viewsCompletedAdded to Library 120 Times as kunci pintu harmonika
Read
+Library
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

"Hai." Seorang wanita cantik menyapaku ramah dengan melempar senyum manis saat pintu kubuka. Aku hanya membalasnya dengan senyuman tipis yang dipaksa. Wanita itu masih memandangku ramah dengan sesekali mencari celah ke arah belakangku seperti sedang mencari seseorang. "Boleh masuk?" tanyanya kemudian karena aku masih berdiri di depannya. Belum mempersilakannya masuk. Sengaja. Aku juga masih memegang erat sisi tepi daun pintu agar tidak terbuka lebar. Inginku pintu ini segera menutup dan mencegah wanita ini masuk ke dalam rumah. "Bisakah tidak datang hari ini? Kami ada acara keluarga," ujarku tanpa basa-basi melontarkan pertanyaan itu padanya. Berharap wanita di depanku ini mengerti dan memutuskan pergi. Ini untuk pertama kalinya aku memberanikan diri menolak kedatangannya. "Oh ya, hm … ada acara keluarga? Surya tidak bilang. Acara apa? Boleh ikut?" Mataku terbelalak kaget tak percaya mendengar wanita yang tidak kuinginkan kehadirannya ini bertanya demikian? Ikut katanya? Mataku awas menengok ke arah belakangku, memastikan seseorang yang berada di dalam sana tidak mengetahui siapa yang bertamu saat ini. Aku baru tahu ada makhluk yang tanpa malu seperti dia hidup di muka bumi ini. bukankah memintanya tidak datang ke rumahku saat ini adalah sebuah pengusiran? kenapa dia tidak peka?
1028.7K viewsCompletedAdded to Library 918 Times as kunci pintu harmonika
Read
+Library
PREV
123456
...
38
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status