Lembah Kaisar Takdir
Dengan perasaan campur aduk antara harapan dan kekhawatiran, Raka meraih sebuah kunci yang tergantung di lehernya—kunci yang diwariskan oleh keluarganya selama beberapa generasi, yang diyakini mampu membuka gerbang menuju kebenaran.
Dengan hati yang berdebar, ia memasukkan kunci itu ke dalam lubang kunci di pintu gerbang batu hitam tersebut. Detik-detik yang berlalu begitu lambat, seolah waktu berhenti menyaksikan momen penting ini. Ketika kunci itu berputar, suara mekanisme kuno bergema, menciptakan simfoni ritmis yang menggema di seluruh kota yang hancur. Batu-batu di sekitar pintu itu bergetar, dan dari celah-celah retakan, sinar biru mulai merembes, menerangi ukiran-ukiran yang sudah pud
Chapitres populaires