Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dikejar Lagi Oleh Suamiku

Dikejar Lagi Oleh Suamiku

Atapnya menjulang dengan kemiringan yang sempurna, terbuat dari sirap kayu, menambah keindahan alami rumah tersebut. "Kita di sini dulu ya, Nak." Di salah satu sudut halaman terdapat sebuah ayunan kayu yang digantung di bawah pohon besar, menjadi tempat yang sempurna untuk bersantai sambil menikmati suasana alam. Teras rumah yang luas dilengkapi dengan kursi kayu panjang, yang menjadi tempat favorit untuk duduk-duduk. "Kamu suka ya di sini?"
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 284 kali sebagai kursi santai depan rumah
Baca
+Pustaka
Sistem Legenda Sepak Bola

Sistem Legenda Sepak Bola

ujarnya seraya duduk dengan santai. Dylan melihat perabotan dalam rumah juga sangat sederhana, terdapat beberapa perabotan dasar seperti kursi kayu, meja kayu, dan rak kecil. Barang-barang di dalam rumah sangat teratur dan terorganisir, dengan tidak ada benda yang berserakan di sekitar.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai kursi santai depan rumah
Baca
+Pustaka
Miskin itu Memalukan

Miskin itu Memalukan

Tanyaku melihat mama yang lalu menghempaskan bobot di kursi depanku. Teras rumah Ruly ini unik. Terlalu sempit ya kalau aku bilang teras. Mungkin ini yang disebut serambi. Tiga bangku kayu besar model kuno berpelitur coklat tua mengkilap ditata berjajar menghadap meja-meja kayu pendek. Di seberangnya bukan bangku tetapi sofa. Aneh, kan? Dua akuarium berukuran besar terpajang masing-masing di belakang bangku dan sofa, isinya ikan Arwana dan satunya berisi ikan cana. Belum lagi halaman luas yang mengelilingi. Masih ada 4 kolam ikan berukuran besar juga. Pepohonannya rindang dan tertata apik, membuat semilir angin terasa sejuk dirasakan. Terkadang juga bikin ngantuk.
9.35.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai kursi santai depan rumah
Baca
+Pustaka
Hangatnya Dekapan Om Budi

Hangatnya Dekapan Om Budi

Andri menoleh sambil memasang senyum tipis. "Ayo, Pak. Ini rumah Om Budi." Ia kemudian mempersilakan keduanya berjalan menuju teras. Pak Santoso mengangguk pelan. Matanya menyapu rumah sederhana itu dari depan hingga belakang. "Hmm... lumayan tenang tempatnya," gumamnya datar. Sesampainya di teras, Andri segera menarik kursi dan mempersilakan mereka duduk.
9.818.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 651 kali sebagai kursi santai depan rumah
Baca
+Pustaka
Menantang Kasta

Menantang Kasta

Mereka hanya saling memandang penuh cinta membuat fotonya terlihat romantis dan terasa nyata. Kolam ikan di depan rumah diberi floating candle dan bunga putih. Area taman dipenuhi kursi kayu warna natural. Karpet-karpet besar dibentangkan—di dalam ruang televisi yang luasnya seperti aula Posyandu—agar ibu-ibu nyaman duduk saat pengajian. Di sudut lain ada meja panjang berisi snack. Bukan snack hotel. Tapi campuran dua dunia.
9.936.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai kursi santai depan rumah
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Ami tsamarat
kaluna jatuh cinta sama sekretaris nya dah macam cerita mommy kalila dulu yg suja sama sekretaris nya tapi untung gak sampe diteruskan.. nah kaluna kyx nya bakalan jadi yg pertama buat sejarah nya nih...
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Wanita Lain di Dalam Rumah Tanggaku

Wanita Lain di Dalam Rumah Tanggaku

Savita duduk di kursi roda, tubuhnya dibungkus jaket wol tebal untuk menghalau angin sepoi-sepoi yang bertiup di kawasan perbukitan yang sunyi ini. Perlahan Dimas mendorong kursi roda itu masuk ke dalam ruang tamu yang beralaskan parket kayu berwarna cokelat hangat. Savita tidak langsung menyahut. Matanya yang besar dan kini terlihat lebih hidup itu menyapu seisi ruangan dengan cepat. Bukan untuk mengagumi desain interior yang elegan atau furnitur kayu yang tampak nyaman, melainkan untuk memetakan setiap celah.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai kursi santai depan rumah
Baca
+Pustaka
Casabelle

Casabelle

Sepertinya nyaman duduk di sana daripada duduk di sofa ujung ruangan Axton Ara berjalan dengan perlahan menuju meja Axton dan mendudukkan tubuhnya di kursi kebesaran Axton. Erangan nyaman meluncur dari bibir Ara ketika dirinya juga melepaskan sepatu yang sedang dikenakannya sejak tadi. Memang kursi mahal memang berbeda dari kursi-kursi biasa lainnya. Sepertinya Ara akan meminta Axton untuk membelikannya kursi seperti ini untuk di rumah.
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai kursi santai depan rumah
Baca
+Pustaka
JODOH DEPAN RUMAH

JODOH DEPAN RUMAH

Sakti melangkah masuk dan berhenti di samping kursi Kirana. "Ada apa?" tanya Ronald. "Maaf, Pak! Saya pinjam Ibu Kirana sebentar. Ada keperluan mendesak," ujar Sakti. Ronald memandang Sakti dengan tajam. "Urusan apa? Bukankah ini masih jam kerja? Lagipula, wawancaranya belum selesai," sahut Ronald tak suka. "Maaf, Pak! Ini masalah keluarga dan sangat penting. Mohon pengertiannya!" ujar Sakti sopan.
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai kursi santai depan rumah
Baca
+Pustaka
The Blue Eyes

The Blue Eyes

Bibirnya tak henti menggumamkan hal yang tidak kupahami. Dari balik jendela di bagian depan rumah, sinar matahari memasuki celah ventilasi di sepanjang benda panjang itu. Di ruangan ini ada empat buah kursi dan sebuah meja bulat di bagian tengah. Selain itu tidak ada lagi benda yang lainnya.
95.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai kursi santai depan rumah
Baca
+Pustaka
TANYA HATIMU (Indonesia)

TANYA HATIMU (Indonesia)

Sebuah kursi santai yang sama dengan kursi di samping kolam namun ini empuk karena memiliki busa di atasnya. Setelah Mayang mencoba duduk di kursi santai itu, Mayang berjalan mendekat ke lemari kaca kecil yang berisi beberapa gelas yang berbentuk unik. Mengambilnya satu yang menurutnya sangat pas dengan tangannya dan mulai memilih minuman yang sangat ingin diicipi itu.
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai kursi santai depan rumah
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Ayne Kim
mustahil jika persahabtan cewek dan cowok tidak mendatangkan cinta. kadaang sepihak,, kadang dua2nya saling cinta tp takut mengungkapkan. ya, seperti eric. kasian juga sebenarnya. sini sama ayn ja Eric. banyak anak aku yang nganggur nihh hehehhe
Sweet July
Agak kesel sih sama Mayang. Msh SMA udh kenal alkohol. Tp ya mgkin krn dia anak broken home, jd pelariannya kesitu. Btw, aku kok ngerasa Marco itu baik ya? Entahlah. Aku baru baca sampe part menyuapi es krim. Ntar aku lanjut lagi ya... Semangat lanjutin ceritanya....
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status